Pendidikan

853 Lulusan Unimed Diwisuda Secara Daring

mediasumutku.com|MEDAN-Sebanyak 853 lulusan Universitas Negeri Medan (Unimed) diwisuda secara daring (dalam jaringan) periode Agustus 2021, di Biro Rektor Unimed, Rabu (25/8/2021).

Ke 853 lulusan yang diwisuda diantaranya, 157 Program Pascasarjana, 132 Fakultas Ilmu Pendidikan, 103 Lulusan Fakultas Bahasa dan Seni, 62 lulusan Fakultas Ilmu Sosial, 160
Lulusan Fakutas Matematika dan Ilmu Pegetahuan Alam, 57 lulusan Fakultas Teknik, 66 lulusan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan 116 lulusan Fakultas Ekonomi.

Rektor Universitas Negeri Medan Dr Syamsul Gultom SKM MKes dalam sambutannya mengatakan, masyarakat menaruh harapan besar kepada Universitas Negeri Medan untuk mendidik dan menghasilkan guru, konselor, pamong belajar, dan tenaga kerja yang bermutu dan berkarakter mulia yang memiliki kecerdasan intelektual, spiritual, emosional, dan kinestetik yang membentuk sikap dan mentalitas para wisudawan.

“Hasil Tracer Study Unimed, Lulusan Unimed itu dirata-ratakan memperoleh pekerjaan 3-5 bulan setelah lulus. Artinya, lulusan Unimed sangat dinanti oleh masyarakat dan dunia kerja,” jelas rektor.

Untuk itu, kata rektor, Unimed juga mengharapkan para lulusan mampu bersaing di dunia kerja dan dapat hidup sukses yang lebih cemerlang. Saat ini, Unimed sudah menetapkan terobosan baru untuk pengembangan dan peningkatan kualitas mutu lulusan, kualitas dosen dan kualitas kurikulum dengan menyesuaikan perkembangan era digital dan kebutuhan pasar kerja.

“Kita sudah bekerjasama dengan semua pemerintah daerah, berbagai dunia industri, dan perusahaan, sebagai wujud mensukseskan Program Pemerintah Kampus Merdeka. Alhamdulilah, melalui program kampus merdeka, 55 mahasiswa Unimed berhasil lolos untuk magang dan studi independen bersertifikat di berbagai perusahaan besar, dunia industri dan perbankkan,” sebutnya.

Bahkan lanjutnya, setiap semester, ratusan mahasiswa Unimed kuliah satu semester di kampus terbaik di Indonesia dan beberapa kampus terbaik dunia, untuk semester ini ada 303 mahasiswa Unimed yang sedang mengikuti kuliah diberbagai kampus terbaik di Indonesia dan Eropa.

Begitu juga program kampus mengajar dari pemerintah, mahasiswa Unimed terbanyak ke-4 nasional yang sedang mengikuti program ini, ada 802 mahasiswa yang berperan aktif dalam program kampus mengajar di berbagai pelosok tanah air.

“Kami ingin menyampaikan bahwa prestasi dan peran aktif mahasiswa Unimed dalam menyukseskan program pemerintah ini, sebagai bukti bahwa selama pandemi Covid-19 ini, tidak menghalangi kita semua mahasiswa Unimed untuk terus berbuat dan mengejar prestasi, serta mengabdi untuk negeri tercinta Indonesia. Kami berharap lulusan Unimed kedepan akan terus bermutu, berdaya saing dan tetap dinanti oleh dunia kerja,” katanya.

Rektor juga mengatakan, wisuda bukanlah acara untuk menyatakan bahwa masa belajar telah berakhir. Justru ini merupakan titik awal perjuangan baru dalam mengimplementasikan kemampuan yang sudah ditempah selama di Unimed.

“Kami mengajak semua para wisudawan, agar saudara dapat melanjutkan studi kejenjang S2 dan S3, untuk mengembangkan pengetahuan dan skill yang lebih mahir dan profesional, agar dapat bersaing di dunia kerja,” ujarnya.

Apalagi, sambungnya, di era keterbatasan pandemi Covid-19 saat ini, para wisudawan dituntut untuk memiliki rasa empati, kepedulian, sense of belonging dan kemahiran dibidang IT. Semua aktivitas pendidikan, pemerintahan dan hampir semua sektor kehidupan kita sudah berbasis IT, sebagai upaya mengurangi kontak fisik untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

“Dengan berbagai aktivitas akademik yang saudara lalui di Unimed, yang telah membentuk saudara menjadi lulusan unggul yang memiliki kompetensi, skill dan keahlian sesuai bidang ilmu yang saudara tekuni. Kami berharap saudara secara personal tetap memperkuat skill yang dibutuhkan di era industri berbasis digital saat ini, agar saudara terus mampu bersaing didunia kerja yang semakin kompetitif,” harapnya.

Wisuda daring turut dihadiri Ketua Senat, Anggota Senat Universitas, Wakil Rektor, Direktur Pascasarjana, Pimpinan Fakultas beserta jajarannya, dan ketua lembaga. (MS7)