Hukrim

Bocah Satu Tahun di Sergai Diduga Jadi Korban Pencabulan

mediasumutku.com|SERGAI- Seorang bocah sebut saja nama samarannya Mawar, berusia 1 tahun, warga Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, diduga menjadi korban pencabulan seorang pedagang, Senin (12/7/2021) lalu.

Hal ini terungkap setelah ayah korban, KR (27) mengetahui saat adik iparnya memberitahukan kepada ayah korban, bahwa kemaluan anaknya mengalami pendarahan.

Informasi yang diperoleh mediasumutku.com, diduga pelaku pencabulan diketahui bernama RY (26) yang merupakan satu kampung dengan korban di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.

“Awalnya, mertua saya sedang berada dirumah untuk membuat kue di dapur. Saat itu anak saya sedang bermain sama abangnya di ruang tamu. Kemudian, datanglah si pelaku. Pelaku memang sering ke rumah mertua untuk mengantar tabung gas,” ujar KR ayah korban, Kamis (15/7/2021).

Saat itu kata KR, terduga pelaku tiba di rumah mertuanya dan menggendong Mawar (korban).

“Anak saya di gendongsama si pelaku ini. Biasanya kalau saya di rumah, asal di gendong si pelaku ini anak saya nangis. Jadi datanglah mertua saya ini. Anak saya ini merasa ketakutan gitu. Rupanya tidak lama mertua saya melihat anak saya tadi, rupanya udah berdarah kelaminnya,” sambungnya.

Merasa terkejut, mertua Khaidir langsung mengajukan pertanyaan kepada KR yang diduga sebagai pelaku.

“Kau apain anak ini. Tanggung jawab kau itu. Kau bawa berobat. Tidak lama datang adik ipar saya. Itulah di bawa ke Rumah Sakit Grand Medistra sama RY dan ibunya. Hanya saja, mereka beralasan rumah sakit tutup. Karena tutup, mereka bawa berobat di desa,” ucap Khaidir.

KR menjelaskan, ia sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pantai Cermin. Namun, tak lama kemudian, pelaku di bebaskan oleh ayah kandungnya karena alasan sudah berdamai.

“Yang melaporkan adik ipar saya yang laki-laki. Di laporkanlah ke Polsek Pantai Cermin. Pelaku sempat ditahan di Polsek Pantai Cermin, tapi ayah si pelaku membebaskannya, alasannya sudah berdamai. Padahalnya nyatanya tidak ada berdamai,” ujar Khaidir.

Merasa tak terima, Khaidir pun akhirnya melaporkan ke Polres Serdang Berdagai (Sergai) untuk ditindaklanjuti.

“Saya bawa anak saya ke Polres tanggal pada Selasa malam (13/7/2021), sampai di Polres dilihat sama polisinya kelamin anak saya bang, berdarah. Kemudian, disuruh pihak polisi ke rumah sakit. Setiba di rumah sakit anak saya langsung ditangani tim medis. Setelah diperiksa menurut dokter ada luka dalam dibagian kemaluan anak saya, berem juga ada,” ungkap KR.

KR berharap, agar pelaku cepat segera ditangani. “Pelaku ini merupakan satu kampung dan paling jarak rumah pelaku dengan rumah mertua saya kurang lebih 700 meter,”pungkasnya.

Kasat Reskrim Polres Sergai AKP Denny Lubis saat di konfirmasi, Kamis (15/7/2021) belum mengetahui adanya laporan kasus pencabulan anak usia satu tahun.

“Nanti saya cek. Kalau ada bukti laporannya, kirim saja STPLnya,” ujar Denny Lubis. (MS6)