Berita Sumut Sumut

Bupati Sergai Darma Wijaya Apresiasi AGPAII, Membangun Mushola dengan Semangat Infak

SERGAI, Bupati Kabupaten Serdang Bedagai Darma Wijaya melakukan peletakan batu pertama pembangunan mushola Fathul Ilmi yang digagas oleh Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kabupaten Serdang Bedagai, Jumat (28/1/2022).

Pembangunan mushola Fathul Ilmi 3 dilakukan di SD Negeri 102027 Sinah Kasih Kecamatan Sei Rampah.

Peletakan batu pertama ini disaksikan oleh Ketua Geser Muse Muhammad Ramli, Kepala Dinas Pendidikan Suwanto, Camat Sei Rampah Suhendra Damanik, dan hadirin tamu undangan lainnya.


Dalam kesempatan itu, Bupati memberikan apresiasi kepada AGPAII yang telah mendukung Pemkab Sergai merealisasikan visi misi Maju Terus.

“Kami berterimakasih kepada Pak Ramli yang sudah mendukung visi misi kami. Kami berharap gerakan baik ini bisa terus berlangsung,” kata dia.

Selain membangun, Darma juga mengingatkan kepada pihak sekolah khususnya untuk bisa merawat mushola yang dibangun lewat program Gerakan Seratus Mushola Sekolah (Geser Muse) dari AGPAII Sergai.

“Terutama kamar mandinya. Tolong dijaga, sehingga nantinya bisa nyaman saat digunakan siapa saja,” sambungnya.

Usai peletakan batu pertama Fathul Ilmi 3, Ketua Geser Muse Muhammad Ramli mengungkapkan pembangunan Mushola selanjutnya akan berlangsung di SD Negeri 106232 Penggalangan Kecamatan Tebing Syahbandar.

“Kemarin 31 Desember sudah kita lakukan di Gunung Pamela Kecamatan Sipispis. Insya Allah yang keempat, kita akan bangun mushola di kecamatan berikutnya yakni Tebing Syahbandar,” paparnya.

Ramli pun menargetkan dengan semangat infak yang tinggi, gerakan Geser Muse bisa membangun satu mushola dalam satu bulan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Suwanto mengatakan bahwa saat ini sekolah yang tergabung dalma Geser Muse sudah 60 persen. Ia berharap sekolah lainnya bisa menyusul. Kepada pihak Sekolah, Suwanto pun meminta agar pihak sekolah merawat bangunan mushola yang telah dibangun.

“Mari kita jadikan tanggungjawab bersama pembangunan mushola di sekolahnya terutama bagi Kepsek. Jangan jadi bangunan sia-sia. Gunanya untuk membina mental siswa dalam bidang ibadah,” pungkasnya.

(Budiono)