Sumut

Cegah Covid-19, Stakeholder Terkait Diminta Lakukan Langkah Strategis

mediasumutku.com|TEBINGTINGGI-Walikota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan meminta kepada seluruh stakeholder terkait untuk mengambil langkah strategis dalam pencegahan dan penanganan Covid-19.

“Sosialisasi dan penerapan protokol kesehatan harus benar-benar dilakukan,” kata Walikota saat menggelar rapat terbatas dengan tim Satgas Kota serta Kepala OPD terkait.

Rapat terbatas itu dilakukan usai mengikuti rapat video conference koordinasi Gubernur Sumatera Utara kepada 12 Kabupaten/Kota Level 3 di Provinsi Sumatera Utara, di ruang kerja Balai Kota, Jum’at (16/7/2021). Saat mengikuti rapat, Walikota didampingi Sekdako Muhammad Dimiyathi.

Sementara itu, berdasarkan analisa data dari Restuti Hidayani Saragih, Anggota Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Sumut mengatakan, tambahan konfirmasi kasus positif COVID-19 per tanggal 15 Juli 2021 sebanyak 1.127 kasus (rekor tertinggi selama pandemi), dengan total akumulasi kasus Covid-19 sebanyak 41.780 kasus (Nasional 2.726.803 kasus).

Kasus aktif bertambah sebanyak 938 kasus, sehingga total sebanyak 5.718 kasus (13.7 persen l nasional 17.6 persen). Jumlah kematian bertambah sebanyak 15 orang dengan total 1.284 kasus (CFR 3. persen  l Nasional 2.6 persen). Jumlah kesembuhan bertambah sebanyak 174 orang dengan total 34.778 kasus (Recovery Rate 83.2 persen l Nasional 79.8 persen).

Dalam vidcon, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengharapkan, komitmen semua Kepala Daerah, Wali Kota maupun Bupati untuk menyelesaikan persoalan Covid-19 yang memiliki dampak pada Provinsi Sumatera Utara.

“Saya harap semua berkomitmen meyakini bersama dan kita paham untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang berdampak pada Sumatera Utara. Kabupaten, Kota yang menjadi garda terdepan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan ini. Kabupaten, Kota yang sudah mengerahkan maskimal upaya daya, termasuk finansial, jangan khawatir, kalau masih ada kesulitan lapor ke Satgas. Intinya memutus paparan dan rantai penularan virus Covid-19 ini,” urai Gubsu.
(MS6)