Politik

Darma Wijaya Dinilai Sosok Pemimpin Yang Dekat Ulama

mediasumutku.com| SERGAI-
Calon Bupati Serdang Bedagai, Darma Wijaya dinilai sosok pemimpin yang dekat dengan para ulama.

“Semenjak diri menjabat sebagai wakil nupati Sergai 2015-2020, ia tampak sosok yang sangat dekat dengan para ulama, sebagaimana kita ketahui bersama bahwa pemimpin harus bisa menjaga hubungan silaturahim dengan para ulama,” kata tokoh agama Sumut, Ustadz Rusdi Saman, Rabu (14/10/2020).

Ustadz Rusdi yang juga merupakan salah satu pengajar di Madrasah Tsanawiyah Sergai menyebutkan, selama dirinya merasakan pemekaran Kabupaten Serdang Bedagai mulai Januari 2004 hingga saat ini, dirinya mengakui baru di masa hadirnya Darma Wijaya dapat merasakan pemimpin yang sebenarnya.

“Hal yang paling memberikan kesan untuk saya adalah, kehadiran Darma Wijaya ditengah kami, para ulama. Sejarah pertemuan saya dengan Darma Wijaya, disaat kami ingin membahas tentang hukum keagamaan di Kabupaten Serdang Bedagai, dirinya tidak pernah menyetujui jika kami yang pergi menemuinya, melainkan dirinyalah yang pergi menemui kami,”ujar Ustadz Rusdi.

Dalam bentuk pendidikan ke-agamaan, lanjutnya, Darma Wijaya juga tidak segan untuk selalu
berdiskusi terhadap para ulama dan meminta masukan akan sebuah penyelesaian yang terbaik untuk masyarakat Sergai.

“Belajar tentang keagamaan yang belum ia ketahui. Dan, Darma Wijaya selalu mendengarkan pesan ulama diwaktu-waktu senggangnya,” ungkap Rusdi.

Sewaktu dirinya berdiskusi dengan Darma Wijaya prihal tudingan atau fitnah akan dirinya, Darma Wijaya menyahuti dengan tenang tanpa terlihat ada emosi yang terpancar pada Darma Wijaya.

“Waktu itu, Darma Wijaya
berkata bahwa orang-orang yang melemparkan tuduhan kepadanya jangan kita tanggapi, biarkan saja, anggap saja itu sebuah pendidikan untuk membesarkan kita serta memperkuat ketaqwaan kita kepada Allah SWT,”ujarnya.

Berkenaan dengan Pilkada Sergai tahun 2020, secara pribadi Ustadz Rusdi mengingatkan, kepada masyarakat Sergai dalam memilih pemimpin lihatlah sosok pemimpin dari kepribadiannya, perilakunya, kedekatannya dengan ulama, sejauh apa tekatnya membangun sergai.

“Kita, harus memilih pemimpin yang dapat membuat perubahan dan pembaharuan untuk pembangunan masyarakat serta dapat menghidupkan beragam kegiatan ke-agamaan lainnya di Tanah Bertuah Negeri Beradat”, tutupnya. (MS6)

Tinggalkan Balasan