Berita Sumut Sumut

Desa Buluh Duri Masuk 50 Besar Nominasi Desa Wisata Terbaik di Indonesia

SERGAI-Kabar baik datang dari sektor pariwisata di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Hal tersebut dikarenakan Desa Buluh Duri, Kecamatan Sipispis, berhasil masuk dalam 50 besar nominasi desa wisata terbaik di Indonesia yang diumumkan langsung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI lewat Menteri Kemenparekraf Sandiaga Uno.

Pengumuman ini disaksikan secara virtual oleh Bupati Sergai H. Darma Wijaya dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) 50 Besar Desa Wisata Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 di Ruang Rapat Wakil Bupati, Sei Rampah, Kamis (28/2/2022).

Bupati Sergai menyebut pihak Kemenparekraf telah melaksanakan tahapan kurasi dan pengunguman mulai dari top 500, 300, 100 dan tahapan terbaru di 50 Besar Desa Wisata ADWI.

“Syukur Alhamdullilah, Desa Buluh Duri di Kecamatan Sipispis masuk dalam 50 nominasi Desa Wisata terbaik se-Indonesia. Ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi kita karena potensi wisata lokal bisa berkompetisi di tingkat nasional,” ucap Bupati yang akrab disapa Bang Wiwiek ini.

Bupati Sergai mengatakan, Desa Buluh Duri memiliki destinasi wisata unggulan berupa arung jeram (rafting), tepatnya di dusun IV yang dialiri Sungai Bah Bolon. Selain arung jeram, katanya, pengunjung juga dapat menikmati keindahan alam berupa Bahgula Waterfall, Green Canyon, Magic Wall, Batu Boru Manjile, dan Batu Katak, sepanjang perjalan.

Bang Wiwiek menyebut, dalam Bimtek ini disampaikan jika tim juri akan meninjau langsung lokasi destinasi wisata untuk melakukan penilaian sejumlah indikator. Tim penilai sendiri terdiri dari 8 Dewan Juri Kehormatan, 2 Dewan Juri Penggerak, dan 13 Dewan Juri Profesional, yang semuanya merupakan orang-orang berkompetensi dengan latar belakang beragam.

“Jadwal pasti kapan tim penilai datang ke Sergai belum ditentukan, namun rencananya di sekitar bulan Mei sampai September. Indikator penilaiannya nanti mencakup daya tarik pengunjung, homestay, suvenir, toilet umum, kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan lingkungan (CHSE), digital dan konten kreatif, dan kelembagaan serta pengelolaan desa,” jelasnya.

Dirinya berharap, Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Poraparbud), Desa Bulu Duri, dan seluruh pihak terkait dapat mempersiapkan hal-hal yang diperlukan agar penilaian yang nanti dilaksanakan dapat maksimal hasilnya.

Hadir dalam kegiatan ini Asisten Ekbang Drs. Nasrul Aziz, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM dr. Bulan Simanungkalit, M. Kes, Ir. Prihatinah, M.Si, Kepala Dinas Poraparbud Drs. Zulfikar, dan perwakilan OPD terkait

(MS8)