Headline Internasional

Dianggap Penyihir Wanita Berjari Kaki 19 dan Tangan 12

 mediasumutku | INDIA : Memiliki kelebihan tidak selamanya menyenangkan. Buktinya seorang wanita India yang terlahir dengan 19 jari kaki dan 12 jari mengungkapkan bahwa tetangga menganggapnya penyihir. Melansir Daily Mail, kemarin Kumar Nayak nama perempuan itu, lahir dengan kelainan polydactyly, cacat lahir genetik yang menyebabkan ia memiliki jari yang lebih banyak dari normal.

Nayak yang berusia 63 jarang meninggalkan rumahnya di Ganjam, Odishi, karena orang asing telah melecehkannya karena kelainannya, kata laporan setempat.

Idealnya dia akan mendapatkan perawatan bertahun-tahun yang lalu, tetapi keluarganya tidak mampu membayar perawatan.

Oleh karenanya, Nayak belajar belajar menerima komentar-komentar jahat terkait kondisinya dan mengatakan dia memilih tinggal di dalam ruangan untuk menghindari ejekan orang-orang.

Polydactyly mempengaruhi sekitar satu dari 700-1.000 kelahiran di seluruh dunia, dan Nayak memiliki kasus yang ekstrem.

“Saya lahir dengan cacat seperti ini dan saya berobat karena keluarga kami,” Nayak berkata.

“Sudah 63 tahun saya berada dalam kondisi seperti ini. Para tetangga percaya saya seorang penyihir dan menjauh dari saya.”

Meski begitu, lanjut Nayak ada yang mengunjunginya untuk melihat kondisi dia. “Saya terpaksa tinggal di dalam rumah karena saya diperlakukan berbeda [oleh tetangga].”

Seorang tetangga, bersimpati pada Nayak mengatakan bahwa kondisinya tidak berpengaruh dengan penyihir, sebagaimana yang diyakini para penduduk setempat.

“Aku sangat kasihan padanya bahkan dia tidak mampu merawat dirinya sendiri,” kata tatangga yang tidak disebut namanya sebagaimana disiarkan Okezone.com.

Operasi untuk polydactyly tergantung pada masing-masing individu, tetapi direkomendasikan antara usia satu dan enam tahun.

Bulan lalu seorang pria China berusia 21, lahir dengan sembilan jari kaki di kaki kirinya. Ia menjalani operasi untuk menghilangkan empat jari kaki tambahan di kaki kirinya.

Pria itu dikenal sebagai Ajun. Ia menghabiskan masa kecilnya dengan menghindari keramaian karena dia kondisinya membuat dia tidak berharga dan tidak sempurna.

Namun, orang tua Ajun yang percaya akan takhayul tidak ingin dia menghilangkan jari kaki tambahannya, karena seorang peramal mengatakan kepada mereka bahwa itu pertanda baik, lapor media setempat.

Tetapi Ajun menolak dan mencari bantuan medis. Dia ingin kakinya sempurna. Oleh karena itu, dokter melakukan operasi untuk menghilangkan jari kaki lebihnya. *