Ekonomi

Dilanda Hujan, Pacu Harga Pangan Di Sumut

mediasumutku.com| MEDAN- Hujan yang beberapa hari melanda Sumatera Utara, memicu terjadinya fluktuasi harga pangan. Di akhir pekan kemarin (minggu), hujan begitu deras mengguyur kota Medan, dan juga mengguyur banyak wilayah petani maupun jalur distribusi. Hujan yang berlanjut dari siang hingga ke malam tersebut memicu terjadi kenaikan harga pangan pada hari Senin.

Ketua Pemantau Pangan Sumut, Gunawan Benjamin mengatakan, terpantau harga bawang merah, daging ayam dan cabai rata rata naik sekitar 2500 hingga 3000 per kg nya.

“Selama melakukan pemantauan di banyak pasar tradisional, hujan juga kerap membuat masyarakat enggan untuk datang ke pasar yang kerap memicu becek, kotor, hingga bau tidak sedap,”katanya, Rabu (9/9/2020).

Seperti cabai merah yang naik dari 24 ribuan menjadi 27 ribuan, daging ayang yang semula 25 ribuan menjadi 27 ribuan, dan bawang merah yang semula 24 ribuan juga naik 27 ribuan per kilogram.

“Medan adalah pusat konsumsi (konsumen), sementara kabupaten Karo atau wilayah pegunungan lain adalah sentra produksi (petani). Jadi kalau wilayah produksi diguyur hujan seharian, namun wilayah konsumen tidak, maka kecenderungan harga akan naik,” ujarnya.

Tetapi kalau sentra produksi diguyur hujan seharian, namun di pusat konsumsi tidak, maka potensi harga akan memiliki kecenderungan untuk turun.

“Namun jika kedua wilayah tersebut diguyur hujan seharian, maka kecenderungan harga akan bergerak stabil, demand and supply masih akan berimbang seperti halnya kalau kedua wilayah justru cuacanya cerah seharian,”pungkasnya. (MS11)