Ekonomi

Harga Minyak Masih Bergerak Sempit

mediasumutku.com | JAKARTA – Hari ini, pergerakan sempit harga minyak masih berlanjut di pertengahan pekan ini. Rabu (27/11) pukul 7.07 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari 2020 di New York Mercantile Exchange berada di US$ 58,27 per barel, turun 0,24% ketimbang harga penutupan perdagangan kemarin.

Meski turun dalam sehari, harga minyak jenis light sweet ini masih naik 0,45% ketimbang posisi awal pekan. Pergerakan tipis-tipis harga minyak ini terjadi dalam satu bulan terakhir.

Joint Technical Committee OPEC akan bertemu di Wina, Austria pada 3 Desember, dua hari menjelang pertemuan OPEC pada 5 Desember yang diikuti dengan pembicaraan dengan sejumlah produsen minyak lain, termasuk Rusia.

American Petroleum Institute (API) melaporkan bahwa persediaan minyak mentah di pusat penyimpanan turun 516.000 barel pada pekan lalu. API juga melaporkan bahwa pasokan minyak mentah AS naik 3,64 juta barel pekan lalu. Sementara persediaan bensin naik 4,38 juta barel.

Phil Flynn, senior market analyst Price Futures Group mengatakan, pada umumnya, kondisi ekonomi berjalan baik. “Ada sedikit pergerakan pada kesepakatan dagang Amerika Serikat (AS) dan China,, tapi pasar mencerminkan kekuatan di pasar saham dan optimisme secara umum,” kata Flynn kepada Bloomberg.

Kesepakatan dagang antara AS-China yang hingga kini belum ada kabarnya masih ditunggu pasar. “Optimisme bahwa perang dagang setidaknya mereda menjadi penahan harga minyak tidak turun lebih rendah lagi,” kata Carsten Fritsch, analis Commerzbank kepada Bloomberg.