Headline Medan Sumut

Haru, Aulia Rachman Sambangi Kaum Disabilitas di Pertuni Medan

mediasumutku.com | MEDAN – Mengawali kegiatan kampanyenya di hari Jumat yang berkah, Calon Wakil Wali Kota Medan H. Aulia Rachman, menemui para penyandang Tuna Netra di kantor Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Sumut, di Jalan Sampul, Medan, Jumat (13/11/2020).

Sebelum masuk ke ruang pertemuan, pendamping Calon Wali Kota Medan Bobby Nasution itu, disuguhkan dengan aksi dan keterampilan para penyandang tuna netra Pertuni.

Mulai dari membaca buku pengetahuan, membaca ayat suci Al Qur’an, membaca Kitab Injil, dan ada juga yang menjajakan keripik, yang merupakan hasil usaha kecil penyandang disabilitas.

Berbagai keterampilan kaum tuna netra dengan membaca buku dan kitab menggunakan Braile, membuat Aulia kagum dan terharu. Aulia mendengar dengan tekun, lantunan bacaan yang diucapkan oleh mereka.

Salah satu staf Koordinator Pertuni Sumut Darmaliyus menyampaikan agar pemerintahan kota Medan ke depan bisa memperhatikan keberadaan para penyandang disabilitas.

Dikatakannya, penyandang tuna netra mempunyai hak yang sama sebagai warga untuk mendapatkan aksesibilitas serta perlindungan dan manfaat yang setara dengan masyarakat lainnya.

“Harapan kami kalau pak Bobby-Aulia terpilih, mohon diperhatikan keberadaan penyandang tuna netra. Terutama para guru-guru tuna netra yang tak pernah mendapat bantuan pemerintah,” ucapnya.

Mereka mengeluhkan, meskipun banyak program bantuan yang digulirkan pemerintah pusat diantaranya Program Keluarga Harapan, BLT dan sejumlah program lainnya, warga Pertuni tidak pernah tersentuh bantuan tersebut akibat sembrawutnya pendataan yang dilakukan oleh pemerintah kota Medan saat ini.

“Program bantuan dari pemerintah kami tidak pernah dapat sama sekali pak Aulia,”keluhnya.

Salah seorang penyandang tuna netra yang berprofesi sebagai tukang pijat, mengeluhkan sepinya pelanggan di masa pandemi Covid-19. Mereka juga tak mampu bersaing disebabkan jasa yang mereka geluti, banyak diminati oleh orang yang berpenglihatan normal dengan membuka usaha pijat.

“Rata-rata kami berprofesi sebagai tukang pijat tuna netra. Lambat laun, tersingkir karena tak mampu bersaing dengan orang yang normal,” ucap Saiful Bakti Daulay, salah satu penyandang tuna netra.

Mendengar keluhan para penyandang cacat tersebut, Aulia Rachman bersama Bobby Nasution, membulatkan tekad untuk memperhatikan para penyandang disabilitas yang ada di Kota Medan.

“Saya heran, kenapa Pemko Medan tidak beri support dan peduli terhadap para saudara-saudara kita ini. Ke depan, kami akan lakukan pendataan ulang, agar kaum tuna netra bisa memperoleh bantuan,” tegas Aulia Rachman.

Pasangan nomor urut 2 itu, akan berupaya untuk memberikan pelayanan dan perhatian terhadap warga, terkhusus penyandang disabilitas. Mulai dari pendidikan, kesehatan, dan sarana fasilitas di ruang umum di kota Medan.

” ini akan kami (Bobby -Aulia) jadikan program prioritas, Insyaallah berkah,”tandas Aulia.