Ekonomi

IHSG Ditutup Terkoreksi 0,66%

mediasumutku.com | JAKARTA – Selama tiga hari beruntun, Kamis (12/12/2019) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penurunannya. Mengutip RTI, indeks terkoreksi 0,66% atau 40,702% ke level 6.139,397.

Ada 247 saham turun, 151 saham naik, 145 saham stagnan. Total volume 13,91 miliar saham dengan nilai transaksi capai Rp 9,16 triliun.

Seluruh indeks sektoral menyeret IHSG. Sektor konstruksi paling dalam penurunannya dari 10 indeks sektoral lainnya 1,53%. Diikuti sektor konstruksi 1,32%, barang konsumsi 1,21%, dan industri dasar 1,03%.

Saham-saham top losers LQ45 antara lain:

– PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN) turun 5,43% ke Rp 6.525
– PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) turun 3,22% ke Rp 7.525
– PT Indofood SUkses Makmur Tbk (INDF) turun 2,87% ke Rp 7.625

Saham-saham top gainers LQ45 antara lain:

– PT Vale Indonesia Tbk (INCO) naik 3,07% ke Rp 3.360
– PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) naik 1,56% ke Rp 260
– PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik 1,37% ke Rp 3.710

Di pasar reguler, net sell asing Rp 189,004 miliar. Tapi keseluruhan market, asing membukukan net buy Rp 166,153 miliar.

Saham dengan penjualan bersih asing terbesar antara lain; PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 161,1 miliar, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 57,9 miliar, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 47,2 miliar.

Saham dengan pembelian bersih asing terbesar antara lain; PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) Rp 277,3 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 260,5 miliar, dan PT Indak Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Rp 59 miliar.