Ekonomi

Implementasi IA-CEPA, Momentum Tepat Pulihkan Ekonomi Indonesia dan Australia

MEDAN- Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi menyampaikan, pemanfaatan implementasi Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) adalah momentum yang tepat bagi dunia usaha saat ini. Implementasi tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh seluruh pemangku kepentingan dalam masa pemulihan ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Mendag saat menghadiri IndOz Conference 2021 bersama Menteri Perdagangan, Investasi, dan Pariwisata Australia Daniel Thomas Tehan.

“Nilai total perdagangan kedua negara pada periode Januari—Juli 2021 yang tercatat sebesar USD 6,82 miliar, tidak hanya mengindikasikan sinyalemen pemulihan ekonomi Indonesia yang terus membaik, tetapi juga merefleksikan momentum tepat untuk memanfaatkan sebesar-besarnya implementasi IA-CEPA. Keberadaan IA-CEPA sangat relevan dalam upaya pemulihan ekonomi kedua negara di tengah situasi pandemi Covid-19,” jelas Mendag,Senin (20/9/2021.

Duta Besar RI untuk Australia merangkap Vanuatu Kristiarto Legowo menekankan, IA-CEPA tidak hanya ditujukan untuk memperoleh keuntungan bisnis semata.

“IA-CEPA diyakini juga dapat memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan masyarakat kedua negara dan dalam konteks mendorong upaya pemulihan ekonomi di tengah masa pendemi Covid-19,” terang Dubes Kristiarto.

Atase Perdagangan Canberra Agung Wicaksono menambahkan, para pelaku usaha memberikan respons yang positif terkait implementasi IA-CEPA. “Kami turut senang mendengar testimoni dari kalangan dunia usaha kedua negara, khususnya di wilayah Queensland, bahwa implementasi IA- CEPA telah memberikan banyak manfaat bagi mereka,” ungkap Agung.(MS11)