Ekonomi

Indonesia Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi Kawasan Asia-Pasifik

mediasumutku.com| MEDAN- Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mendorong upaya percepatan pemulihan ekonomi kawasan Asia-Pasifik dengan berpartisipasi aktif dalam fora perundingan Asia- Pacific Economic Cooperation (APEC).

Komitmen tersebut ditunjukkan pada pertemuan kedua Komite Perdagangan dan Investasi (The Committee on Trade and Investment/CTI2) yang digelar secara daring pada 25-27 Mei 2021 yang lalu.

Dalam rangkaian pertemuan APEC tahun ini, Selandia Baru sebagai tuan rumah APEC 2021 mengangkat tema “Join, Work, Grow. Together”.

“Sinergi, kolaborasi, dan sikap saling menghargai adalah kunci untuk mendorong tercapainya visi APEC dan upaya percepatan penanganan pandemi,” ujar Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Djatmiko Bris Witjaksono menanggapi hasil pertemuan APEC, Minggu (30/5/2021).

Dalam keketuaan APEC tahun ini, Selandia Baru mengangkat tiga prioritas utama yang mendorong pemulihan ekonomi. Pertama, kebijakan ekonomi dan kebijakan perdagangan untuk menindaklanjuti pekerjaan APEC dalam mendorong perdagangan dan investasi yang bebas dan terbuka.

Kedua, peningkatan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan dengan mengedepankan pemberdayaan seluruh lapisan masyarakat dan penanganan isu-isu lingkungan. Ketiga, mendorong inovasi dan pemanfaatan ekonomi digital.

Direktur Perundingan APEC dan Organisasi Internasional Kemendag Farid Amir selaku Ketua Delegasi RI untuk forum CTI menyampaikan, Indonesia mendukung tiga prioritas keketuaan Selandia Baru.

“Sebagai forum ekonomi regional, APEC perlu melakukan tindakan bersama dalam percepatan pemulihan ekonomi yang terarah, inklusif, berkelanjutan, serta berbasis inovasi dan digitalisasi. Upaya pemulihan ekonomi yang sedang dilaksanakan harus dapat dirasakan semua lapisan masyarakat, khususnya di kawasan Asia-Pasifik,” jelas Farid.

Untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19, pemerintah juga telah menetapkan kebijakan darurat untuk kemudahan fasilitasi beberapa barang esensial yang mendukung percepatan penanganan pandemi.

“Indonesia saat ini juga telah melakukan implementasi kebijakan perdagangan untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19 dengan tetap memprioritaskan keamanan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Farid.

Lebih lanjut, Farid menekankan dalam upaya kolektif percepatan pemulihan ekonomi di Asia-Pasifik, diperlukan kerja sama dan fleksibilitas antarekonomi serta sikap saling menghargai perbedaan kebijakan masing-masing ekonomi.(MS11)