Ekonomi Headline Nasional

Kemendag Dukung BBI dan BWI

MEDAN- Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan menambahkan, Kemendag telah memberikan dukungan pada kegiatan Kampanye Gernas Bangga Buatan Indonesia & Bangga Wisata Indonesia (BBI & BWI) #PelangiSulawesi.

Pada Kampanye Gernas BBI, Kemendag sudah menjalankan beberapa program seperti sosialisasi/kampanye penggunaan produk dalam negeri kepada masyarakat, anak didik, dan generasi muda; bimtek dan pendampingan pengembangan produk; serta peningkatan kapasitas usaha, pengelolaan keuangan, dan fasilitasi sertifikasi produk; serta Instore Promotion produk Artisan Buatan Indonesia.

Kemendag juga menjalankan program kemitraan produk artisan buatan Indonesia dengan ritel modern, lokapasar, dan Accor Group.

“Lokapasar memberikan dukungan dengan memberikan penawaran menarik kepada masyarakat berupa promo dan gratis ongkos kirim untuk setiap pembelanjaan produk lokal Indonesia di 75 platform lokapasar lokal,” ujar Oke, Selasa (24/8/2021).

Sedangkan untuk Kampanye BWI #PelangiSulawesi, Kemendag mendukung ‘onboarding’ UMKM Sulawesi di lokapasar melalui kegiatan kemitraan dengan lokapasar di 15 lokasi Kabupaten/Kota Sulawesi. Kemendag juga menggelar in-store promotion 40 Produk premium UMKM Sulawesi Utara di
Manado Town Square dan Jakarta.

Untuk mendukung BWI #PelangiSulawesi, lanjut Oke, Kemendag juga mendukung pembangunan pusat jajanan kuliner dan cenderamata di Likupang, Minahasa Utara. Adapun fasilitas yang diberikan dalam program pusat jajanan kuliner dan cinderamata, meliputi pembangunan pusat jajanan kuliner dan
cenderamata dan pelatihan kewirausahaan bagi UMKM di wilayah destinasi wisata.

Kemendag juga memberikan bantuan sarana usaha perdagangan untuk pusat jajanan kuliner dan cinderamata, berupa meja, kursi, peralatan untuk produksi makanan/minuman, etalase, dan rak untuk produk cinderamata.

“Pembangunan pusat jajanan kuliner dan cinderamata ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan daya saing dan penjualan produk UMKM serta menarik minat wisatawan. Pembangunan ini nantinya akan melibatkan UMKM di sekitar Likupang,” jelas Oke.(MS11)