Ekonomi Headline Kesehatan Sumut

KNIA Terus Berupaya Memberikan Layanan Penerbangan Aman dan Sehat

mediasumutku.com | DELI SERDANG – Manajemen Kantor Cabang Angkasa Pura II Bandar Udara Internasional Kualanamu terus berupaya. Antara lain melakukan pelayanan maksimal di tengah situasi seperti sekarang ini. Beberapa strategi dilakukan untuk memberikan kepercayaan kepada masyarakat terkait pelayanan kebandarudaraan.

Executive General Manager Bandara KNIA Djodi Prasetyo menyampaikan dalam siaran pernya kepada mediasumutku.com. Minggu (11/10/2020). Bahwa, Manajemen Kantor Cabang PT Angkasa Pura II (Persero) KNIA terus berupaya memberikan layanan penerbangan aman dan sehat.

BACA JUGA : Tim Satgas Covid-19 Mebidang Kembali Tindak Pelanggar Protokol Kesehatan

“Saat ini tercatat penumpang pada periode September 2020 rata-rata melayani 6000 – 7000 penumpang, pesawat udara 78 pergerakan, dan sektor kargo 166.640 kilogram perharinya,” papar Djodi.

Total selama delapan bulan berjalan, lanjutnya. Yakni Januari hingga Agustus 2020 penumpang sebanyak 2.573.475. Pesawat udara 26.671 pergerakan dan sektor kargo 33.720.845 kilogram.

Meningkatkan Kepercayaan

“Pada periode Juni dan September 2020 yakni masa adaptasi kebiasaan baru penumpang sudah menunjukkan kenaikan. Yakni pada bulan Juni melayani 75.268 sedangkan bulan September 170.615 penumpang. Ini terjadi karena tingkat kepercayaan pengguna jasa terus bertumbuh. Maka sebagai pengelola Kebandarudaraan harus senantiasa memperhatikan keamanan dan kesehatan. Apalagi pada saat pandemi sekarang ini,” kata Djodi Prasetyo.

Upaya kami, lanjutnya dalam meningkatkan kepercayaan pengguna jasa. Salah satunya dengan konsisten menerapkan Safe Travel bersama komunitas Bandar Udara KNIA. Yang bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan penggunga jasa kebandarudaraan dalam berpergiaan menggunakan transportasi udara.

BACA JUGA : Rapidin Simbolon : Penerapan Protokol Kesehatan Tetap Dikedepankan

“Terkait protokol kesehatan di Bandar Udara KNIA. Kami mengimbau masyarakat tidak takut untuk terbang lagi. Sebab selain protokol kesehatan yang harus dipenuhi, Kebandarudaraan secara rutin melakukan disinfeksi,” ungkapnya.

Minim Risiko

Djodi memastikan penerapan physical distancing tetap terjaga. Selain itu penumpang yang datang dan berangkat dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dengan thermal scanner.

“Safe Travel di bandara ini merupakan salah satu upaya Bandar Udara KNIA untuk meyakinkan publik. Bahwa melakukan perjalanan udara adalah hal yang aman dilakukan pada masa adaptasi kebiasaan baru. Karena konsisten menerapkan protokol kesehatan, penerbangan ini minim risiko penularan virus,” ujar Djodi Prasetyo.

Menurut Djodi, ada beberapa Airlines di Bandar Udara KNIA yang saat ini masih beroprasi. Yaitu Lion Air, Batik Air, Wings Air, Garuda Indonesia, Citilink, Sriwijaya Air, Air Asia, dan Susi Air. Ada juga beberapa penerbangan charter. Sedangkan rute tujuan saat ini masih didominasi penumpang rute Jakarta.

(MS9/Rel)

Tinggalkan Balasan