Pendidikan

Lulusan Unimed Diminta Perkuat Skill di Era Industri Berbasis Digital

MEDAN- Di era keterbatasan pandemi Covid-19 saat ini, semua aktivitas pendidikan, pemerintahan dan hampir semua sektor kehidupan sudah berbasis IT, sebagai upaya mengurangi kontak fisik dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Untuk itu, para lulusan Universitas Negeri Medan (Unimed) diminta untuk memperkuat skill yang dibutuhkan di era industry berbasis digitalsaatini.

“Hal itu dilakukan agar saudara terus mampu bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif. Masyarakat menaruh harapan besar kepada Unimed untuk mendidik dan menghasilkan guru, konselor, pamong belajar, dan tenaga kerja yang bermutu dan berkarakter mulia yang memiliki kecerdasan intelektual, spiritual, emosional, dan kinestetik yang membentuksikap dan mentalitas para wisudawan,” kata Rektor Unimed, Dr Syamsul Gultom SKM MKes pada upacara wisuda 1.076 wisudawan secara blended system atau luring terbatas dan daring, Rabu (23/2/2022).

Saat ini katanya, Unimed sudah menetapkan berbagai terobosan baru dalam pengembangan dan peningkatan kualitas mutu lulusan, kualitas SDM dosen dan mempertajam relevansi kurikulum dengan dunia kerja, dengan menyesuaikan perkembangan era digital dan kebutuhan pasar kerja.

“Kita sudah bekerjasama dengan semua pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota, berbagai dunia industri, dan perusahaan, sebagai wujud mensukseskan Program Pemerintah Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM),” sebutnya.

Melalui program MBKM, lanjutnya, sebanyak 142 mahasiswa Unimed berhasil lolos untuk magang dan studi independen bersertifikat di berbagai perusahaan besar, dunia industri dan perbankkan. Setiap semester, ratusan mahasiswa Unimed kuliah satu semester di kampus terbaik di Indonesia dan beberapa kampus terbaik dunia.

“Untuk semester ini ada 306 mahasiswa Unimed yang sedang mengikuti kuliah diberbagai kampus terbaik di Indonesia, dan ada 3 orang mahasiswa yang sedang kuliah 1 semester di Eropa pada program IISMA (Indonesian International Student Mobility Award).  Begitu juga program kampus mengajar dari pemerintah, mahasiswa Unimed terbanyak ke-4 nasional yang sedang mengikuti program ini, ada 806 mahasiswa yang berperan aktif dalam program kampus mengajar di berbagai pelosok tanah air,” ucapnya.

Menurutnya, prestasi dan peran aktif mahasiswa Unimed dalam mensukseskan program pemerintah ini, sebagai bukti bahwa selama pandemi Covid-19 ini, tidak menghalangi mahasiswa Unimed untuk terus berbuat dan mengejar prestasi, serta mengabdi untuk negeri tercinta Indonesia.

“Mahasiswa Unimed juga berhasil meraih 5 Medali di PON XX di Papua sebagai kontingen Sumatera Utara, dan ratusan prestasi mahasiswa lainnya di tingkat nasional dan internasional. Kami berharap lulusan Unimed kedepan akan terus bermutu, berdaya saing dan tetap dinanti oleh dunia kerja,” katanya.

Sementara itu, 1.077 lulusan yang diwisuda terdiri dari, 81 lulusan program pascasarjana, 141 lulusan Fakultas Ilmu Pendidikan, 253 lulusan Fakultas Bahasa dan Seni, 86 lulusan Fakultas Ilmu Sosial, 166 lulusan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 131 lulusan Fakultas Teknik, 79 lulusan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan 139 lulusan Fakultas Ekonomi.

Sedangkan ijazah beserta gelar 1.076 diberikan kepada 10 Doktor Pendidikan, 1 Doktor Linguistik, 61 Magister Pendidikan, 8 Magister Linguistik, 1 Magister Sosial, 813 Sarjana Pendidikan, 51 Sarjana Sastra, 25 Sarjana Matematika, 7 Sarjana Teknik, 15 Sarjana Sains, 18 Sarjana Olahraga, 31 Sarjana Manajemen, 18 Sarjana Akuntansi, 2 Sarjana Seni, 15 Ahli Madya. (MS7)