Headline Peristiwa

Mandi di Sungai Batu, Remaja 15 Tahun Hanyut

mediasumutku.com lMEDAN- Muhammad Faiz Azmi (15) warga Dusun II Desa Pematang Kasih, Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai (Sumut) hanyut terbawa arus deras saat mandi-mandi di Sungai Batu Jalur Desa Perbahingan Kecamatan Kotarih Kabupaten Sergai.

Informasi yang diperoleh, korban bersama tujuh orang temannya datang ke lokasi untuk bermain dan mandi-mandi, Minggu (31/8/2020) sore. Pada saat kejadian korban bersama seorang temannya melompat ke sungai yang saat itu cukup deras, namun diduga korban dan temannya kurang pandai berenang terbawa arus sungai.

Warga yang melihat keduanya langsung berusaha menolong. Teman korban Ardiansyah (14) berhasil diselamatkan warga. Namun, naas korban hanyut terbawa arus sungai dan hilang.
Warga dan pihak lingkungan setempat sudah berusaha mencari korban namun belum ditemukan.

“Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor SAR Medan. Personel siaga sudah terima info sekitar pukul 22.25 wib dan tim yang sedang siaga langsung melakukan persiapan selanjutnya berangkat menuju lokasi,” kata Kepala Kantor SAR Medan, Toto Mulyono, Minggu (31/8).

Tim SAR langsung menurunkan tujuh orang personel yang dipimpin Danru Rory Ginting dengan membawa alat peralatan air. Pencarian langsung dilakukan malam itu juga. Namun pencarian belum membuahkan hasil.

“Maka pencarian korban dilanjutkan hari ini. Tim saat ini tengah menyusuri lokasi. Pencarian juga dibantu oleh warga setempat,” pungkasnya.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP
Robin Simatupang melalui Kapolsek Kotarih Iptu Domdom Panjaitan membenarkan kejadiam tersebut.

Iptu Domdom menyebutkan, Muhammad Faiz Azmi dikabarkan hanyut saat saat mandi dilokasi wisata batu Jalur, Desa Perbahingan, Kecamatan Kotarih, Kabupaten Serdang Bedagai.

“Tim Basarnas dibantu TNI dan Polri masih dilokasi melakukan pencarian terhadap korban,” katanya.

Ia menjelaskan, sore itu korban bersama teman-temannya dari Kecamatan Pantai Cermin mandi-mandi dilokasi wisata batu Jalur. Sebelum hanyut, korban lompat dari atas batu kealiran sungai yang arusnya deras. Setelah lompat korban tidak muncul sehingga teman-temannya minta tolong.

“Saat lompat dari atas batu ke dasar sungai, korban tidak muncul. Di duga korban terbawa arus sungai yang cukup deras,” ucap Iptu Domdom.

Dikatakan Kapolsek, mengetahui adanya orang hanyut, pihaknya dibantu tim Basarnas langsung turun kelokasi untuk melakukan pencarian disekitar korban tenggelam dan sepanjang aliran sungai.

“Tim dilapangan masih terus melakukan pencarian korban disepanjang aliran sungai,” bilangnya.

Kapolsek juga menambahkan, sebelumnya korban sudah diingatkan oleh warga sekitar lokasi agar tidak mandi ditempat tersebut, namun korban bersama temannya tidak menghiraukannya tetap mandi dilokasi tersebut.

“Korban Sudah diingatkan agar jangan mandi dan lompat dilokasi tersebut karena arusnya cukup deras dan dalam,” ujarnya.(MS-8/MS6)