Bermartabat Headline Kesehatan Medan Sumut

Nawal Lubis Inisiasi Vaksinasi Massal Untuk Penyandang Disabilitas

MEDAN – Nawal Lubis, Ketua TP PKK Sumut yang juga isteri Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menjadi inisiator sekaligus penggagas pelaksanaan vaksinasi massal untuk penyandang disabilitas di Gedung Medan Fair Jalan Gatot Subroto Medan, Jumat (3/9/2021).

“Ide dan gagasan untuk mengajak saudara kita yang disabilitas sudah ada sejak Maret dan April kemarin. Hanya saja pada kesempatan itu ada keraguan apakah mereka sudah boleh divaksin atau belum? Hingga akhirnya pada hari ini vaksinasi dosis pertama kepada 200 orang penyandang disabilitas bisa dilaksanakan,” kata Nawal Lubis.

Vaksinasi adalah bagian dari program pemerintah dalam memutus mata rantai Covid-19, papar Nawal Lubis. Vaksinasi kali ini TP PKK Sumut bersinergi dengan Dinas Kesehatan Provinsi, Relawan Sky View yang dipimpin langsung Ayin dan Hendy Ong serta didukung oleh Permata Hijau Group dan Masyarakat Indonesia Tionghoa Sumatera Utara (MITSU).

“Pada pelaksanaan vaksin kali ini, peserta yang terdiri dari tunanetra, tunarungu, tunadaksa dan keluarganya juga mendapatkan bingkisan dari panitia berupa sembako,” tandasnya.

Dengan adanya vaksin kepada penyandang disabilitas ini, lanjutnya imunitasnya akan terbangun agar ke depan tidak terpapar Covid-19. Karena, kalau kita semua sudah divaksin maka herd immunity (imunitas kelompok) akan terbentuk. Kalau kita semua sudah divaksin, paling tidak kita sudah memiliki imunitas agar tidak terpapar Covid-19.

“Dalam setiap kesempatan saya selalu mengingatkan masyarakat agar tidak lupa memakai masker dan jangan pernah melepas masker. Karena, masker ini adalah vaksin pertama kita dalam menghadapi pandemi ini. Saya berharap kita semua ramai-ramai pakai masker agar terhindar dari Covid-19,” tutur Nawal Lubis.

Nawal Lubis menambahkan, agar semua elemen masyarakat tetap memakai masker dan menjalankan protokol kesehatan dengan baik. Semoga dengan vaksinasi dosis pertama dan dalam waktu 28 hari ke depan akan digelar lagi vaksin dosis kedua bisa menciptakan herd immunity atau imunitas kelompok.

Tinggalkan Balasan