Berita Sumut Headline Kesehatan Medan Sumut

Pasca Vaksinasi Dosis II di SMA Santo Thomas 1 Medan, Siswa Berharap Bisa Segera Belajar Tatap Muka

MEDAN – Pasca pelaksanaan vaksinasi dosis kedua di Sekolah Santo Thomas 1 Jalan S Parman Medan, Jumat (17/9/2021) beberapa siswa yang sudah selesai divaksin berharap pembelajaran tatap muka segera dilaksanakan. Hampir semua siswa yang ikut vaksin merasa bosan dengan sistem pembelajaran daring/online.

Pelaksanaan vaksinasi massal di SMA Santo Thomas 1 Medan bersinergi dengan Komando Daerah Militer I Bukit Barisan (Kodam I/BB) dalam program Serbuan Vaksinasi bagi guru sekolah, kalangan siswa SMP/SMA dan masyarakat umum.

Menurut Kepala Sekola SMA St Thomas 1 Medan Drs. Cawir Tarigan, pelaksanaan vaksinasi bagi guru dan siswa terlaksana karena peran dari orangtua siswa.

“Berdasarkan catatan kita ada sekitar 4250 peserta vaksin yang mengikuti vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua. Khusus untuk siswa St Thomas 1 berjumlah 1292 orang. Ada juga peserta dari SMA St Thomas 2 dan SMP St Thomas 1 serta SMP St Thomas 4. Pelaksanaan vaksin dosis pertama dilakukan tanggal 17 sampai 19 Agustus 2021, dan dosis kedua berlangsung sejak tanggal 15 sampai 17 September 2021,” kata Cawir Tarigan.

Secara khusus, lanjut Tarigan kita dari pihak Yayasan dan sekolah menyampaikan terimakasih kepada Kodam I/Bukit Barisan yang menyalurkan vaksin melalui Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD) dan dr. Rointan Simanungkalit, SpKK sebagai penanggungjawab tenaga kesehatan di lokasi kegiatan SMA St Thomas 1 Medan.

“Harapan kita dengan adanya vaksinasi ini, herd immunity di sekolah bisa terbangun. Untuk persiapan belajar tatap muka, sekolah kita sudah menyiapkan sarana dan prasarana pendukung. Kita tinggal menunggu surat edaran dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara kapan PTM akan diberlakukan,” tandas mantan Kepala Sekolah SMP St Yoseph Pemuda Medan.

Vaksinasi massal di SMA St Thomas 1 Medan

Pada pelaksanaan vaksinasi dosis pertama, Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin SIP, MM berkesempatan turun langsung dan menyampaikan bahwa vaksinasi ini untuk meraih Herd Imunity (imunitas kelompok) warga negara Indonesia terutama remaja usia 12 tahun ke atas khususnya di kota Medan.

Pangdam I/BB juga mengapresiasi para guru SD, SMP, SMA Santo Thomas atas partisipasinya membantu pemerintah dalam percepatan vaksinasi untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Dengan adanya pelaksanaan vaksinasi dosis pertama dan kedua di SMA St Thomas 1 Medan, kata Cawir Tarigan orang tua siswa menyampaikan terimakasih dengan kepedulian pemerintah menggelar vaksinasi bagi guru, siswa dan warga masyarakat kota Medan.

Ketua DPD HIPAKAD Sumatera Utara Tajuddin Hasan mengatakan, bahwa pelaksanaan vaksinasi ini bertujuan untuk menciptakan herd immunity dan mendukung program pemerintah dalam mempercepat penanganan serta pencegahan Covid-19.

Sementara penanggungjawab kegiatan di SMA St Thomas 1 Medan, dr Rointan Simanungkalit, SpKK menyampaikan bahwa pelaksanaan vaksinasi tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan. Mulai dari pendataan, pengecekan identitas, screening test dan akhirnya divaksin tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Kita juga mengingatkan guru, siswa dan warga masyarakat yang sudah divaksin tetap mematuhi protokol kesehatan. Mulai dari memakai masker, menjaga jarak, sering-sering mencuci tangan pakai sabun di air yang mengalir. Warga juga kita sarankan agar menjauhi kerumunan dan apabila tidak mendesak agar mengurangi mobilitas di luar rumah,” tegasnya.