Ekonomi Sumut

Pelaku UMKM di Asahan Didorong Tangkap Peluang Ekspor Komoditas Pertanian

mediasumutku.com  | ASAHAN– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk menangkap peluang ekspor pertanian unggulan di Asahan seperti, minyak sawit dan turunannya, kelapa parut, sapu lidi, buah pisang dan domba yang mengalami kenaikan yang signifikan di tahun 2021 ini, dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal itu disampaikan Sekretari Daerah (Sekda) Pemkab Asahan, Jhon Hardi saat membuka sosialisasi program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks) 2024 Komoditas Pertanian dalam rangka mensukseskan pembangunan pertanian dalam wilayah layanan Karantina Tanjung Balai Asahan, Selasa (8/6/2021).

“Kami yakin, masih banyak komoditas pertanian lain yang bisa kita gali potensinya untuk menjadi komoditas ekspor, khususnya di wilayah Kabupaten Asahan ini. Melalui acara ini hendaknya dapat membuka wawasan kita untuk bisa menggali lebih banyak lagi potensi ekspor komoditas pertanian yang ada di sekitar kita,” kata Jhon Hardi.

Untuk Program Gratieks ini, dikatakannya, Pemkab Asahan membutuhkan dukungan semua pihak untuk terus mendorong dan memfasilitasi meningkatkan ekspor komoditas pertanian.

Sementara itu,  Kepala Karantina Pertanian Tanjung Balai Asahan Edward Syam, menjelaskan,  Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian berkomitmen dalam memfasilitasi serta mendorong akselerasi ekspor komoditas pertanian di Indonesia dengan berkoordinasi dan bekerjasama dengan Instansi Terkait baik dari Pemerintah Daerah, serta dinas yang membidangi.

Salah satu program Kementrian Pertanian yang sedang dijalankan tahun ini adalah Progam Gratieks (Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor) yaitu, gerakan peningkatan ekspor pertanian yang digagas oleh Presiden RI yang kemudian disambut oleh Mentan Syahrul Yasin Limpo dengan program Gratieks.

Dia berharap, gerakan ini mampu meningkatkan ekspor komoditas pertanian melalui upaya penguatan aktivitas produksi (on farm) maupun aktivitas pasca produksi (off farm). Kemudian mendorong pengusaha dan pelaku usaha pertanian untuk melipat gandakan produksi, dan para eksportir didorong pula agar melipat gandakan lalu lintas ekspor komoditas pertanian menjadi tiga kali lipat sampai 2024.

“Gratieks merupakan langkah strategis program jangka panjang dalam meningkatkan sisi produksi hingga 7 % per tahun, sekaligus merealisasikan arahan Presiden dan Mentan dalam mendorong roda ekonomi nasional,” ujarnya. (MS10)

Tinggalkan Balasan