Sumut

Pengembangan Smart City, Pemkab Sergai Study Tiru ke Pemko Binjai

Mediasumutku.com| BINJAI – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman melalui Kadis Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Drs. H Akmal, AP, M.Si didampingi Sekretaris Dinas M Fadhil Isa, S.STP serta Kabid Penyelenggaraan e-Government Sudiyono, S.Kom melakukan kunjungan kerja ke Kota Binjai. Turut serta juga Direktur RS Sultan Sulaiman dr Nanda Satria Hasrimy beserta beberapa orang staf.

Kunjungan ke Pemko Binjai ini menindaklanjuti arahan Bupati Sergai melalui Sekda dalam rangka study tiru atas penyelenggaraan smart city atau kota cerdas di Pemko Binjai. Rombongan diterima oleh Sekda Kota Binjai M Mahfullah Daulay S.STP M.AP, Kamis, (28/11/2019).

Dalam penjelasan Sekda menyampaikan bahwa terkait pembangunan smart city kota Binjai pada awalnya tidaklah mudah. Termotivasi akan sulitnya mendapatkan duplikasi sistem dari daerah lain, maka kota Binjai berusaha untuk membuat aplikasi sendiri.

Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi ketergantungan dengan daerah lain maupun dengan vendor atau pihak ketiga, yang menguasai teknis pembangunan command center. Demikian juga halnya dalam pembangunan berbagai macam aplikasi, kota Binjai juga membuatnya secara mandiri berkerja sama dengan perguruan tinggi di Medan. ” Artinya aplikasi tersebut dibuat sendiri dengan potensi sumber daya lokal yaitu programer yang ada di Pemko Binjai,” ujar Sekda Mahfullah.

Menanggapi hal tersebut, Kadis Kominfo Sergai Drs H Akmal AP, M.Si mengucapkan terima kasih atas penerimaan dari Sekda Kota Binjai yang telah menyambut kedatangan rombongan dari Pemkab Sergai dengan penuh kehangatan. ” Kami datang ke Pemko Binjai ini untuk belajar mendapatkan ilmu terkini tentang bagaimana pengelolaan smart city Kota Binjai terutama pengelolaan command center yang di dalamnya ada berbagai aplikasi,” ungkap Akmal.

Dalam pertemuan dengan Sekda Binjai diperoleh penjelasan best practise smart city Kota Binjai yaitu adanya aplikasi e-Masyarakat. Aplikasi ini merupakan sarana bagi masyarakat untuk bisa berinteraksi dengan Pemko Binjai. Interaksi itu dalam hal penyampaian laporan dan keluhan masyarakat semacam sosial kontrol. Pemko Binjai akan meresponnya dan sekaligus memberikan solusi tindakan atau aksi nyata untuk menjawab keluhan dan laporan masyarakat tersebut. Ini membuktikan hadirnya pemerintah di tengah-tengah masyarakat.

Selain itu, ada juga aplikasi e-Dokter masyrakat bisa mendaftar dan membuat janji dengan dokter untuk berobat di RS Pemko Binjai.

Lebih lanjut Sekda kota Binjai menyebutkan bahwa untuk dapat mewujudkan smart city ini yang perlu dipahamkan adalah penyatuan persepsi atau satu pemahaman. Tentu satu pemahaman dalam rencana tindak lanjut ke depan, agar tidak ada lagi ego pada masing-masing organisasi perangkat daerah. Semua harus bersinergi dan berkolaborasi untuk mewujudkan kota cerdas atau smary city tersebut.

Sekda Pemko Binjai menjelaskan, bahwa ada berberapa langkah yang harus dilakukan dalam mewujudkan smart city tersebut, antara lain pertama kita harus membangun “regulasi” dalam bentuk Peraturan Kepala Daerah tentang smary city.

Regulasi yang dimaksudkan termasuk master plan atau roadmap smart city di dalamnya. Jika sudah memiliki master plan atau roadmap maka sudah diketahui tahapan yang harus dilakukan sesuai rencana aksi pertahunnya.

Langkah kedua adalah membangun infrastruktur, diantaranya yaitu membangun command center sebagai ruangan pengendalian dan juga berfungsi sebagai ruangan data center terpadu. Sedangkan langkah yang ketiga yaitu membangun sumber daya manusia berupa penyiapan aparatur untuk programer. Langkah terakhir keempat adalah tahapan pengembangam sistem melahirkan inovasi lainnya sebagai kota cerdas dengan melibatkan partisipasi masyarakat.

Kadis Kominfo Akmal, merasa terkesan dan memberikan apresiasi terhadap comand center ini sebagai salah satu infrastruktur dalam smart city kota Binjai. Tentu berharap ke depannya dapat terus dibangun kerja sama yang lebih konkrit lagi.

“Kami sangat antusias dan berkeinginan mengadopsi konsep smart city nya kota Binjai ini sebagi rule model pengembangan smart city di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat,” pungkas Akmal.