Ekonomi

Periode 2016-2020, Ekspor Aspal Alam Sultra Capai 9,74 Persen

mediasumutku.com|MEDAN-Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang periode 2016 hingga 2020, ekspor aspal alam Sulawesi Tenggara (Sultra) menunjukkan tren positif sebesar 9,74 persen.

Pada 2020, aspal alam Indonesia mencatatkan nilai ekspor tertinggi selama selama lima tahun terakhir dengan jumlah 117,86 juta ton atau senilai USD 4,39 juta dimana 99,19 persen dari total volume ekspor berasal dari Sultra.

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menyebutkan, selain aspal alam, Sultra merupakan salah satu provinsi yang memberikan kontribusi ekspor perikanan dan hasil laut Indonesia. Pada 2020, Sultra menduduki peringkat ke-18 dengan total ekspor perikanan dan hasil laut sebesar USD 21,74 juta atau memberikan kontribusi sebesar 0,42 persen.

“Selama lima tahun terakhir (2016-2020) ekspor perikanan dan hasil laut Sultra
menunjukan tren positif sebesar 9,42 persen. Sampai Maret 2021, ekspor perikanan dan hasil laut Sultra tercatat sebesar USD 7,14 juta, naik sebesar 140,40 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar USD 2,97 juta,” katanya, Sabtu (29/5/2021).

Dia menyebutkan, ekspor perikanan dan hasil laut Sultra didominasi ekspor filet dan daging ikan sebesar USD 13,00 juta dengan atau sebesar 59,82 persen; diikuti ekspor moluska sebesar USD 4,01 juta (18,45 persen); serta ekspor udang dan olahannya sebesar USD 1,97 juta (9,06 persen).

“Negara tujuan utama ekspor perikanan dan hasil laut Sultra yaitu Amerika Serikat sebesar USD 12,70 juta (58,44 persen); Jepang sebesar USD 3,39 Juta (15,61 persen); dan Puerto Rico sebesar USD 1,34 Juta (6,17 persen),”katanya. (MS11)