Ekonomi

Perkuat Mandat Presiden, Mendag Bertolak ke Rusia

mediasumutku.com| MEDAN– Memperkuat mandat Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan kerjasama perdagangan dengan berbagai negara di dunia, khususnya negara-negara tujuan ekspor nontradisional, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi bertolak ke Rusia.

Pada kunjungan kerja ke Rusia yang berlangsung pada 2-5 Juni 2021, Mendag Lutfi akan melakukan sejumlah pertemuan bilateral, serta memperkuat kerja sama perdagangan dengan negara-negara yang tergabung dalam Uni Ekonomi Eurasia (Eurasian Economic Union/EAEU). Negara-negara EAEU adalah Rusia, Armenia, Belarus, Kyrgyzstan, dan Kazakhstan.

“Indonesia ingin memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama khususnya dengan Rusia, termasuk juga negara-negara lain yang tergabung dalam EAEU. Kerja sama ini diharapkan membuka peluang peningkatan ekspor Indonesia dan investasi Rusia di Indonesia,” kata Mendag, Rabu (2/6/2021).

Sejumlah pertemuan bilateral yang dijadwalkan selama kunjungan kerja Mendag Lutfi ke Rusia, antaralain dengan Menteri Perdagangan dan Perindustrian Rusia, Denis Manturov; Menteri yang bertanggung jawab atas Integrasi dan Makroekonomi Komisi Ekonomi Eurasia, Sergei Glazyef; serta Menteri yang
Bertanggung Jawab atas Perdagangan Komisi Ekonomi Eurasia, Andrey Slepnev.

Mendag menjelaskan, di tengah pandemi Covid-19 dan proteksionisme perdagangan, kemitraan dengan negara-negara lain perlu terus dijalin dan dikembangkan.

“Upaya ini juga dalam rangka membuka pasar Indonesia di negara-negara tujuan ekspor nontradisional sekaligus mencari solusi bersama pemulihan ekonomi yang telah terimbas pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Pada 2020, nilai total perdagangan Indonesia dengan Rusia teracatat sebesar USD 1,93 miliar dengan ekspor Indonesia ke Rusia sebesar USD 970 juta dan impor Indonesia dari Rusia sebesar USD 960 juta.

Dengan demikian, neraca perdagangan Indonesia surplus USD 10 juta dari Rusia. Komoditas ekspor utama Indonesia ke Rusia antara lain minyak kelapa sawit mentah (CPO) dan produk turunannya, kopra, karet alam, dan mentega kakao. Adapun komoditas impor Indonesia dari Rusia adalah besi dan baja setengah jadi, batu bara, serta pupuk nonorganik atau kimia.(MS11)

Tinggalkan Balasan