Ekonomi Headline

 PLTA Asahan 3 Ciptakan Pembangkit Yang Handal

mediasumutku.com | MEDAN: General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Pembangkit Sumateran Weddy B Sudirman diwakili Senior Manager Perencanaan Sugiharto menjelaskan bahwa  PLTA Asahan 3 untuk menciptakan pembangkit yang handal menerangi Sumut.

Hal itu dijelaskan Weddy pada “Expose kemajuan pekerjaan pembangunan PLTA Asahan 3 periode  triwulan 4 tahun 2019 “di Hotel Santika Medan, Rabu (11/12).

Dijelaskan, proyek pembangunan PLTA Asahan 3 berkapasitas 2×87 MW berada di 2 kabupaten yaitu Asahan  dan Tobasa. PLTA Asahan 3 ini termasuk dalam program pembangunan Proyek Infrastruktur Ketenagalistrikan (PIK) 35.000 MW.

Saat ini progres pembangunan PLTA Asahan 3 telah mencapai 3,78% per November 2019  dengan pekerjaan land clearing for access road, excavation, dan blasting di lokasi tunnel work adit 1 .Kontrak pembangunan PLTA Asahan 3 terdiri dari beberapa paket pekerjaan yaitu:

Pertama,  LOT I (Civil Works) telah tandatangan  kontrak 15 Januari 2019 dengan pelaksana Shimizu – AdhiKarya Joint Operation; Kedua,  LOT II (Metal Works) telah tandatangan  kontrak 4 September 2019 dengan  pelaksana Andritz  Hydro Consortium; Ke tiga,  LOT III (Electro Mechanical Works) dengan  target terkontrak Februari 2020; Ke empat , LOT IV (Transmission Line Works) dengan  target terkontrak Juli 2020; dan Ke lima, LOT V (Telemetering and Flood Warning System) dengan target terkontrak Maret  2021.

Jangka waktu pekerjaan selama 48 bulan atau ditargetkan selesai pada Maret 2023. Dalam proses pembangunan proyek PLTA Asahan 3 mengadopsi sistem kontrak pekerjaan bersifat Engineer Leading, dengan Nippon Koei & Associated sebagai Konsultan Engineering sekaligus sebagai Konsultan supervisi konstruksi.

Proyek ini didanai 100% dana Pinjaman dari Japan International Cooperation Agency (JICA). Dengan memanfaatkan aliran air sungai Asahan, PLTA Asahan 3 dengan total kapasitas 174 MW merupakan pembangkit hydro dengan tipe Run-off River yang mana aliran air masuk melalui intake kemudian dialirkan melalui saluran terbuka (headrace channel) sepanjang 1,2 km menuju headpond dan selanjutnya aliran air masuk keterowongan (tunnel) sepanjang 7,8 km menuju Power House untuk memutar turbin dan aliran air ke luar melalui tailrace kembali ke sungai Asahan.

Listrik yang dihasilkan akan dihubungkan melalui Gardu Induk (GI) Simangkuk ke sistem kelistrikan Sumatera melalui jaringan transmisi 150 kV. PLTA Asahan 3 ini akan sangat membantu kelistrikan di Sumatera Bagian Utara dengan beban puncak saat ini mencapai 2.273 MW dengan berpotensi menambah jumlah pelanggan sekitar 175.000 rumah tangga serta mendukung program pemerintah untuk meningkatkan penggunaan Bauran Energi Baru dan Terbarukan secara maksimal dengan target 23% di tahun 2025.

Di sisi lain dengan dibangunnya PLTA Asahan 3 pada tahap konstruksi diharapkan dapat  menciptakan lapangan kerja baru dalam penyerapan tenaga kerja lokal serta memberi dampak positif bagi perekonomian daerah dalam masa konstruksi maupun operasi nantinya.

Nantinya PLTA Asahan 3 ini dapat meningkatkan pendapatan daerah berupa pajak penggunaan air dan multiplier effect terhadap kegiatan ekonomi  masyarakat serta menumbuhkan sektor pariwisata di Asahan dan Toba Samosir khususnya serta  Sumut pada umumnya.

“Kami perlu dukungan dari  pemerintah dan juga masyarakat dalam mempercepat  pembangunan proyek PLTA Asahan 3 untuk menciptakan pembangkit yang handal dalam menerangi negeri serta menjaga pasokan listrik handal untuk Sumatera hebat,katanya.

Pada acara itu terlihat menjelaskan Manager Unit Pelaksana Proyek PLTA Asahan 3 Agil Darmawan dan ditandai dengan acara tanya jawab. Menurut Humas Yobel Sitompul, peserta pertemuan ada dari Kejatisu, Kodam , Poldasu, Ktr Gubsu, Dinas ESDM Sumut, Dinas SDA Sumut dan undangan lainnya serta Kamis (12/12) ada peninjauan ke Asahan 3.*ed