Kesehatan Sumut

Muhammad Razaq, Bayi Penderita Hydrosefalus Asal Asahan Butuh Uluran Tangan Dermawan

mediasumutku.com | ASAHAN – Muhammad Rajaq, bayi berusia satu tahun anak kedua dari pasangan suami isteri (pasutri), Ali Imran dan Mariana ini tak bisa banyak bergerak seperti bayi lainnya. Kepalanya berat dan membesar sejak ia dilahirkan. Ketiadaan biaya kedua orang tuanya, membuat kondisi Razaq semakin memprihatinkan.

Saat ini, Razaq dan keluarga tinggal di Dusun VI, Desa Bagan Asahan, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan. Pekerjaan orang tuanya yang hanya sebagai nelayan kecil tak bisa banyak membantu perobatan anak mereka. Oleh karena itu keluarga mengharapkan ada dermawan yang mau membantunya.

Mariana, ibunda dari Muhammad Rajaq yang di dampingi neneknya, mengaku, kondisi yang semakin memprihatinkan di derita putranya sudah hampir kurang lebih empat bulan belakangan ini.

“Kalau lahir anak saya ini awalnya normal dan sekitar usia tujuh bulanan penyakit ini mulai timbul. Sampai saat ini lah kepala nya semakin membesar dan badan nya pun semakin hari semakin mengecil,” kata Mariana dengan nada sedih kepada wartawan, Minggu (4/10/2020)

Mariana mengatakan, ia dan suami pernah membawa putranya  ke RSU Adam Malik Kota Medan. Berdasarkan hasil diagnosa dokter, anaknya menderita Hydrosefalus atau penumpukan cairan di rongga otak, sehingga meningkatkan tekanan pada otak. Saat itu, dokter menyarankan untuk dilakukan operasi. Karena tidak ada biaya, ia membawa Razaq pulang.

“Saat ini, kami hanya berharap uluran tangan dari masyarakat dermawan dan Pemerintah Daerah Kabupaten Asahan,” pungkasnya.

Untuk Masyarakat dan para dermawan yang ingin memberikan bantuan bisa melalui Nomor Rekening Bank BNI, kerabat dari Muhammad Rajaq dengan nomor rekening 0945887699 atas nama Saipul Bahri Pjt atau menghubungi nomor telepon 082273010443 untuk berkonfirmasi. (MS10)