Medan Sumut

Ribuan Buruh di Sumut Bakal Demo Tolak Omnibus Law

Mediasumutku.com I Medan-Ribuan buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bangkit Sumatera Utara (Gerbang Sumut) akan menggelar aksi unjuk rasa untuk menolak disahkannya Rancangan Undang Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja pada 18 Agustus 2020 mendatang.

“Aksi ini diikuti 7 elemen serikat pekerja serikat buruh di Sumut. Adapun tujuan aksi kita pusatkan di Kantor Gubernur Sumut dan DPRD Sumut,” kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Sumatera Indonesia (DPW FSPMI Sumut), Willy Agus Utomo, Jumat (14/8/2020).

Menurut Willy, Omnibus Law itu merupakan undang-undang yang hanya menguntungkan pengusaha saja bahkan menghilangkan banyak hak buruh yang sudah ada.

“Pesangon buruh ketika di PHK hilang, upah murah dengan hilangnya UMK, outsourcing buruh kontrak seumur hidup, dan lain lain,  Ini merupakan undang undang terburuk di dunia perburuhan nantinya” ketus Willy.

Willy juga mengatakan, selain hak normatif buruh, pekerja asing non-skil juga bebas masuk tanpa ada aturan yang ketat, dan kepastian pekerjaan bagi kaum buruh sudah tidak ada lagi.

“Buruh lokal akan tergilas, pengangguran juga akan banyak terjadi, mereka hanya menciptakan kerja buat tenaga kerja asing yang tidak punya keahlian sama sekali,” ungkap Willy.

Sementara itu, Jamontang Sirait dari SPI -KPBI mengungkapkan, jika pemerintah tetap kekeh terhadap penolakan buruh, Gerbang Sumut akan melakukan konsolidasi dengan seluruh elemen masyarakat untuk aksi bersama.

“Dalam waktu dekat, kita juga akan gabung dengan mahasiswa, kaum tani, aktivis lingkungan, dan organisasi perjuangan rakyat lainya, untuk melakukan aksi besar besaran jika pemerintah memaksakan kehendaknya” ungkap Jamontang. (MS-8)