Ekonomi

Rupiah Semakin Perkasa di Pasar Spot

mediasumut.com | JAKARTA – Perdagangan Kamis (19/12) pukul 8.10 WIB, kurs rupiah spot berada di Rp 13.980 per dolar Amerika Serikat (AS), menguat 0,06% dari penutupan perdagangan kemarin. Nilai tukar rupiah makin menunjukkan kekuatan di pekan ini.

Kurs rupiah spot pekan ini cenderung menguat di tengah aksi tunggu hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang akan diumumkan hari ini. BI diperkirakan akan menahan suku bunga acuan pada angka 5%.

Vishnu Varathan, head of economics & strategy Mizuho Bank di Singapura mengatakan kepada Bloomberg, konsolidasi rupiah pekan ini mencerminkan optimisme kesepakatan dagang AS-China. Dia memperkirakan, rupiah akan diperdagangkan pada sekitar Rp 13.900-Rp 14.150 per dolar AS dalam jangka pendek.

Penguatan rupiah pagi ini beriringan dengan penguatan sejumlah mata uang Asia seperti won, dolar Taiwan, peso, baht, dan yuan offshore. Sementara mata uang yen, ringgit, dolar Singapura, dan dolar Hong Kong melemah terhadap the greenback.

Di sisi lain, indeks dolar merambat turun setelah menguat dalam dua hari hingga kemarin. Pagi ini, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia berada di 97,39.