Ekonomi

Sesi I, IHSG Betah Bertengger di Zona Merah

mediasumutku.com | JAKARTA – Hingga siang ini di akhir perdagangan sesi I, Kamis (19/12) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) betah bergerak di zona merah. IHSG turun 26,81 poin atau 0,43% ke 6.260,44.

Tujuh sektor turun dengan dua sektor merosot lebih dari 1%. Sektor perkebunan anjlok 1,34%. Sementara sektor aneka industri melemah 1,10%. Sektor infrastruktur dan keuangan turun masing-masing 0,88%.

Tiga indeks sektoral masih menguat hingga siang ini. Sektor konstruksi dan properti terangkat hingga 0,58%. Sektor perdagangan dan jasa menguat 0,20%. Sementara sektor industri dasar naik 0,14%.

Total volume transaksi bursa mencapai 10,05 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 3,57 triliun. Sebanyak 192 saham turun harga. Ada 176 saham yang masih menguat dan 152 saham flat.

Top losers LQ45 siang ini adalah:

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) -3,95%
PT Adaro Energy Tbk (ADRO) -2,17%
PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) -2,13%
Top gainers LQ45 terdiri dari:

PT BTPN Syariah Tbk (BTPS) 7,33%
PT Waskita Karya Tbk (WSKT) 2,72%
PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) 2,33%

Investor asing mencatat net sell Rp 118,47 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 64,1 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 31,6 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 27,2 miliar.

Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 59,6 miliar, PT BTPN Syariah Tbk (BTPS) Rp 31,2 miliar, dan PT Indonesia Prima Propertu Tbk (OMRE) Rp 14 miliar.