Hukrim

Siswi SMP di Kabupaten Batubara Korban Kekerasan Seksual Pamannya

mediasumutku.com | Asahan-Seorang siswi yang masih duduk di Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batubara, menjadi korban perlakukan pelecehan seksual dibawah umur yang dilakukan oleh pamannya sendiri.

Pelajar berusia 15 tahun yang masih duduk di kelas IX yang disamarkan namanya menjadi Melati ini, harus pasrah manakala sang paman berinisial IS (40) melakukan perbuatan tak senonoh kepadanya berkali-kali dengan ancaman.

Kepala Satuan Reskrim Polres Batu Bara AKP Bambang G Hutabarat,SH kepada wartawan, membenarkan adanya kasus tersebut. Berdasarkan informasi dihimpun wartawan, Kamis (3/9/2020) menyebutkan, kejadian tersebut terjadi bermula sekitar 4 Juli lalu di rumah orang tua korban.

Saat itu korban sedang berada di rumah bersama dengan adiknya, akan tetapi adiknya sudah tertidur. Sedangkan kedua orang tua korban sedang pergi keluar untuk membeli baju sekolah.Ketika itu, korban di dapur sedang mengambil nasi. IS datang mengetuk pintu dapur.

Semula korban enggan menuruti permintaan pamannya namun karena takut dengan ancaman akhirnya korban membuka pintu. Setelah pintu terbuka IS langsung masuk dan saat itulah aksi ‘cabul’ terhadap korban dilakukan IS. Usai dengan aksinya IS keluar meninggalkan korban.

Namun, keesokan harinya IS kembali mengulangi aksi bejatnya hingga tiga malam berturut turut. Akhirnya ayah korban mendengar kejadian yang menimpa puterinya pada tanggal 10 Juli, yang telah tiga kali dicabuli abang iparnya.

Menurut salah satu sumber menyebutkan, kedekatan antara korban dan pamannya bermula ketika korban kerap meminjam ponsel sang paman untuk keperluan belajar daring. “Orang tuanya tidak mampu untuk membelikan handphone, keadaan rumahnya pun sangat memprihatinkan pak”,ujar sumber yang tak ingin namanya disebutkan.

Saat ini, kejadian tersebut telah dilaporkan di Polres Batubara dan tersangka telah dilakukan penahanan. (MS10)