Pendidikan

Universitas Asahan Lolos Program PHP2D Kemendikbud Tahun 2020

mediasumutku.com | Asahan – Satu lagi prestasi yang di raih Universitas Asahan (UNA). Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) tahun 2020 yang dilaksanakan Kemendikbud Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, 11-30 Juli 2020, berdasarkan pengumuman melalui surat pemberitahuan nomor 1672/E2/KM/2020, menyebutkan UNA berada di urutan 28 dari 253 proposal dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia.

Lolosnya UNA pada program ini, berkat kerja ekstra Azizah Mahari, S.Pi, M.Si Dosen Fakultas Pertanian Prodi Budidaya Perairan bersama mahasiswa Andri Pratama Wibowo angkatan 2018 dengan judul proposal “Program Pemberdayaan Warga Desa Dahari Selebar Kabupaten Batubara dalam Mengelola dan Memanfaatkan Limbah Ranjungan Sebagai Pakan Ikan Lele”.

Atas berhasil lolosnya proposal tersebut, UNA mendapatkan dana hibah sebesar Rp. 23.355.000 dari Kemendikbud Direktorat  Jenderal Pendidikan Tinggi.

Menurut Azizah Mahari, limbah ranjungan merupakan limbah organik yaitu cangkang ranjungan (hewan sejenis kepiting) oleh masyarakat sekitar biasanya dibuang setelah dimabing dagingnya.

“Ranjungan itu sejenis kepiting limbah ranjungan itulah cangkang dan lainnya bagian ranjungan yang tidak di konsumsi, biasanya dibuang”, kata Azizah kepada wartawan, Kamis (10/9/2020).

Dia berharap, agar pelaksanaan program nantinya dapat berjalan baik dan dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa Dahari sesuai target yang diharapkan.

“Semoga nanti kegiatan ini berjalan baik dan lancar, serta dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” harapnya.

Atas keberhasilan itu, Rektor UNA Prof. Dr. Ibnu Hajar, M.Si berharap, mahasiswa pelaksana PHP2D ini mampu menumbuhkan rasa peduli dan berkontribusi kepada masyarakat di desa agar terbangun desa binaan yang aktif, mandiri, berwirausaha, dan sejahtera.

Selain itu terwujudnya Mahasiswa Berdaya Saing melalui Kolaborasi dalam Pengembangan Masyarakat Desa di  Era Industri 4.0. Juga untuk mengembangkan kegiatan kemahasiswaan di Desa yang dapat direkomendasikan  sebagai konversi mata kuliah.

”Diharapkan pada Program PHP2D dapat ditingkatkan pada tahun berikutnya dan fakultas lain agar dapat  mengikutinya,” tandas rektor. (MS10)