Pendidikan

Universitas Asahan Siapkan Kompetensi Lektor Kepala

mediasumutku.com  | ASAHAN-Sebagai upaya untuk persiapan kompetensi dosennya, Universitas Asahan (UNA) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Usulan Kenaikan Jabatan Fungsional Lektor Kepala.

Kegiatan tesebut diikuti sebanyak 123 dosen tetap UNA, yang kedepan diproyeksikan menjadi Lektor Kepala melalui Bimtek yang dibuka langsung oleh rektor UNA, Prof. Dr. Tri Harsono di aula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), UNA, Selasa (24/5/2021).

Rektor UNA Prof. Dr. Tri Harsono, menyambut baik kegiatan bimtek yang disebutnya sebagai agenda penting bagi dosen untuk meningkatkan kualifikasi kepangkatan.

“Acara Bimtek bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada dosen terkait dengan persyaratan pengajuan jafung yang harus dipenuhi,” katanya.

Dia menjelaskan, pentingnya dosen memiliki jabatan fungsional lektor kepala untuk meningkatkan capaian akreditasi unggul ke depannya. Kegiatan ini diharapkan, dapat mendorong teman-teman dosen untuk bisa berpacu mengurus kenaikan pangkatnya masing-masing.

“Banyaknya dosen tetap yang sudah menyelesaikan S3 dan sedang proses S3 menjadi potensi besar untuk mencapai jabatan tersebut,” ujarnya.

Sebagai narasumber dalam bimtek tersebut, Prof. Bilter Sirait dan Vina Winda Sari, dari LLDIKTI Wilayah 1 Sumatera Utara. Hadir pula ketua LLDIKTI Wilayah I Sumut,  Prof. Dr. Ibnu Hajar, M.Si.

Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan UNA Drs. Mapilindo, M.Pd yang diwakili Sekretaris Yayasan UNA Ir. Lokot Ridwan Batubara, mengatakan, saat ini UNA masih terus berusaha meningkatkan jabatan akademik untuk para dosen agar menuju lektor kepala mengingat jumlah dosen yang masih belum banyak mencapai jabatan tersebut.

“Saat ini jumlah lektor kepala di UNA masih kurang, idealnya jumlah Lektor Kepala minimal 20 persen di suatu perguruan tinggi.  Sehingga, kita perlu bersama-sama bergerak, agar jabatan fungsional yang ada di UNA bisa sesuai dengan standart yang telah ditentukan di Kemdikbud,” kata Lokot Ridwan.

Jabatan fungsional dosen pada dasarnya merupakan pengakuan, penghargaan dan kepercayaan atas kompetensi, kinerja, integritas dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas serta tata krama dalam melaksanakan tugas tridharmanya.

“Disamping itu dengan jabatan fungsional ini diharapkan juga dapat berfungsi sebagai insentif non materi bagi dosen untuk bekerja lebih giat, kreatif dan lebih baik lagi, “terang Lokot. (MS10)