Ekonomi

Wall Street Masih Kuat Menanjak Lagi ke Rekor Tertinggi

mediasumutku.com | JAKARTA – Berdasarkan data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang membaik jadi penopang rekor baru indeks utama Wall Street kemarin. Wall Street masih kuat menanjak lagi ke rekor tertinggi

Selasa (17/12), Dow Jones Industrial Average naik 0,11% ke 28.267,16. Indeks S&P 500 menguat tipis 0,03% ke 3.192,52. Nasdaq Composite menguat 0,10% ke 8.823,36.

Pasar perumahan AS bulan November naik lebih tinggi daripada prediksi. Izin pendirian bangunan pun naik ke level tertinggi sejak Mei 2007. Data dari Federal Reserve juga menunjukkan bahwa produksi manufaktur naik lebih tinggi ketimbang prediksi pada bulan November. Berhentinya aksi mogod pada General Motors Co menjadi penyokong produksi otomotif.

Keith Lerner, chief market strategist Truist/SunTrust Advisory Services mengatakan, sebagian besar data menunjukkan bahwa ekonomi global mulai stabil dan ekonomi AS berada dalam kondisi yang solid. “Pasar menghitung ulang harga karena risiko resesi menurun,” kata Lerner kepada Reuters.

Tak cuma tiga indeks utama yang mencapai rekor tertinggi. Harga saham Apple Inc pun menyentuh rekor tertinggi dan ditutup dengan kenaikan tipis 0,2%.

Sementara harga saham Netflix Inc naik 3,7% dan menjadi salah satu saham dengan persentase kenaikan tertinggi pada indeks S&P 500. Penyedia layanan streaming ini mengatakan bahwa pertumbuhan bisnis di luar negeri tumbuh makin kencang, terutama di Asia Pasifik.

Di sisi lain, harga saham FedEx Corp merosot 6% setelah perusahaan jasa pengiriman ini melaporkan kinerja kuartalan.