Headline Sumut

Waspadalah ! Virus Hog Cholera Sudah Menyebar di 16 Kabupaten/Kota se-Sumut

mediasumutku.com | MEDAN – Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumut, Mulkan Harahap menjelaskan sebelumnya ada 11 kabupaten. Sekarang bertambah lima, jadi 16 kabupaten. Lima daerah yang sudah terjangkit kolera babi adalah Kabupaten Langkat, Kota Tebing Tinggi, Kota Siantar, Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Pakpak Bharat.

Dia menjelaskan pemerintah Provinsi Sumatera Utara mencatat hingga saat ini virus hog cholera atau kolera babi sudah merebak ke 16 kabupaten/kota dan menyebabkan 10.289 ekor babi mati.

“Yang paling tinggi masih di Deli Serdang, 3.276 ekor, dan paling sedikit di Siantar, 3 ekor,” jelasnya.

Menurutnya penyebab kematian ribuan babi murni hog cholera. Walaupun beberapa waktu lalu Balai Veteriner Medan sempat mengindikasi kematian babi akibat African Swine Fever (ASF).

“Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut sudah menyampaikan laporan tertulis ke Gubsu tentang situasi penyakit yang menyerang babi di Sumut,” ungkapnya.

Gubernur Sumut, sambung Mulkan, juga sudah membuat surat ke Menteri Pertanian tentang hal yang sama, baik itu secara klinis, epidemiologi dan hasil laboratorium. Surat itu sudah disampaikan ke Menteri Pertanian tanggal 18 November 2019.

“Sudah sampai ke Menteri Pertanian. Kita tunggu dari menteri. Menurut aturan yang berhak menyampaikan itu menteri,” ucapnya.

Untuk mengatasi virus hog cholera, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan sudah bertemu dengan Gubernur Sumut. Pada hari ini juga ada kunjungan kerja khusus Komisi IV DPR RI ke Kantor Gubernur Sumut untuk membahas hal yang sama.

“Kunjungan Komisi IV kunjungan kerja khusus, akan ketemu dengan Gubernur jam 13.30 siang. Ada 16 orang anggota DPR dan stafnya, 20 orang semuanya,” tukas Mulkan.