Pendidikan

Aplikasi Skripsi Buatan Mahasiswi STMIK Royal Diimplementasikan Kantor Imigrasi Tanjungbalai

ASAHAN – Ketua STMIK Royal Kisaran, Wan Mariatul Kifti, SE, MM mengapresiasi hasil aplikasi karya skripsi buatan mahasiswi STMIK Royal Kisaran yang dapat diimplementasikan langsung di kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungbalai.
Hal tersebut setelah mahasiswi atas nama Yusnizar itu dinyatakan lulus saat seminar hasil tanpa sidang meja hijau sebab program aplikasi ‘Sikerang’ buatannya bisa dimanfaatkan langsung oleh instansi terkait.

“Semoga akan banyak hasil-hasil dan karya mahasiswa kita yang memberikan manfaat di tempat mereka melakukan pengabdian. Ini tentu saja sebuah hal yang membannggakan,” kata Wan Mariatil Kifti kepada wartawan, Sabtu (9/4/2022).

Dikatakan Ketua STMIK Royal yang akrab disapa Bu Inti ini, perkembangan teknologi menjadi hal yang sudah tidak asing lagi, dan memang jauh lebih pesat dari tahun-tahun sebelumnya transformasi dari teknologi masa lalu.

“Semua sistim layanan juga berubah lebih canggih, mudah cepat. Salah satunya berdampak pada kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungbalai pada bagian Lalintalkim dan Tikim yang sangat membutuhkan peran teknologi,” ujarnya.

Lalintalkim adalah Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian yang mempunyai tugas melakukan pelayanan dokumen perjalanan dan perlintasan keimigrasian. Tikim adalah Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian yang mempunyai tugas melakukan pemanfaatan, pemeliharaan dan pengamanan teknologi informasi dan komunikasi keimigrasian.

Selama ini segala berkas di sana dikerjakan secara manual. Sehingga memakan waktu yang lama. Berkas sering rusak akibat bertumpuk, dan bukti serah terima berkas pemohon sering hilang dengan mengandalkan data pada tahun 2019 sampai dengan tahun 2022 yang berjumlah 110 data.

Yusnizar, mahasiswa pembuat program menyatakan ia telah melakukan interview kepada pihak instansi maka dirancang sebuah sistem aplikasi yang akan mempermudah dalam proses penginputan berkas, pemeriksaan berkas menjadi mudah dan lebih akurat, dan penyimpanan berkas ke arisp menjadi lebih mudah.

Pada tahap pengujian sistem ini digunakan metode Black Box merupakan metode pengujian perangkat lunak yang berfokus pada sisi fungsionalitas, khususnya pada input dan output aplikasi.

Yusnizar menuturkan berdasarkan informasi yang didapatkan dari Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungbalai (2020), Sikerang merupakan sebuah maskot yang memiliki arti yaitu SI (ImigraSI), K (Komitmen), E (Energik), R (Ramah), A (Akuntable), NG (Non Gratifikasi). Sedangkan SIMPATI merupakan singkatan dari kalimat Sistem Penyimpanan Tata Tata Letak Arsip.

Yusnizar juga mengucapkan rasa terimakasihnya terhadap semua pihak termausk dukungan besar kampus STMIK Royal yang terus memberikan motivasi dan support agar Aplikasi Sikerang Simpati ini dapat bermanfaat bagi Instansi yang membutuhkan. (MS10)