Berita Sumut Medan Sumut

Apresiasi Anak Perana Singuda–nguda, Ijeck: Wadah Kreatif Anak Muda Gerakkan Ekonomi

BERASTAGI – Hadiri Grand Final Anak Perana Singuda-nguda Kabupaten Karo, Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah memberikan apresiasi besar kepada para panitia. Menurutnya event ini wadah kreatif untuk anak muda sekaligus mampu menggerakkan ekonomi daerah.

“Saya senang sekali bisa hadir di sini, tak nyangka saya acara ini walaupun baru pertama kali dilaksanakan di Karo, tapi semangatnya luar biasa, hampir semua kecamatan ambil bagian. Acara ini wadah positif dan kreatif untuk menyalurkan bakat-bakat anak muda di Karo yang mungkin selama ini terpendam,” kata Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah saat memberi kata sambutan di Jambur Tarras, Berastagi, Minggu (6/11) malam.

Lanjut Ijeck, acara ini harus didukung oleh semua pihak khususnya pemerintah daerah, karena menjadi wadah positif yang mendorong rasa percaya diri anak-anak muda. Menurutnya, rasa percaya diri sangat penting karena menentukan seseorang berperilaku, berpikir positif dan mampu menghadapi persaingan yang semakin kompetitif ke depan.

“Ini harus kita dukung, karena positifnya adalah anak-anak kita hadir di sini untuk menunjukkan bakatnya, kepercayaan dirinya dan juga menunjukkan bahwa di Karo tak kalah banyak juga yang cantik, tampan dan punya bakat. Tinggal nanti kayak mana dari sini bisa menasional mengenalkan budaya dan wisata alam yang dimiliki Kabupaten Karo,” kata Ijeck.

Ijeck berharap acara ini dapat terus dilakukan agar dapat memotivasi anak-anak muda lainnya dan menggerakkan ekonomi daerah. “Anak-anak muda memang harus diberi wadah untuk menyalurkan semangatnya, bisa dengan kegiatan olahraga dan acara seperti hari ini. Acara ini juga menggerakkan ekonomi, bayangkan ini seluruh peserta saat tampil menggunakan make up, busana adat berarti berarti berapa banyak salon, tukang jahit, tukang tata rias dapat penghasilan belum lagi yang lainnya,” ujar Ijeck.

Mewakili Provinsi Sumatera Utara, Ijeck mengucapkan terima kasih kepada panitia dan berharap semakin banyak anak-anak muda asal Karo bisa berprestasi baik di tingkat nasional hingga internasional.

Hal sama juga disampaikan Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting. Ia berharap acara ini nanti bisa menjadi potensi wisata yang mampu menarik kunjungan wisatawan yang lebih besar.

“Saya memberikan apresiasi kepada panitia acara, harapan kita dengan dipentaskannya karya seni dan budaya yang ada di Kabupaten Karo yang dikemas secara rapi dan menarik akan menjadi salah satu atraksi pariwisata yang dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke Kabupaten Karo secara umum dan wilayah yang ada di Berastagi secara khusus,” katanya.

Menurutnya, ragam budaya di Kabupaten Karo sesungguhnya bisa menjadi inspirasi dan menjadi identitas diri khususnya bagi para generasi milenial.

Ketua Panitia Amsalta Sinuhaji mengaku pihaknya terkesan karena Wagub Sumut mau hadir dalam acara tersebut. Ia pun melaporkan kepada Musa Rajekshah bila acara ini diikuti oleh 78 peserta dari 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Karo.

“Acara sudah dimulai sejak tanggal 1 September kemarin dan ada 78 peserta yang mendaftar. Malam ini setelah melewati beberapa tahap ada 35 finalis yang bertahan. Momen ini Pak Wagub banyak putra putri karo pulang kampung, mereka menggali potensi asal kecamatannya masing-masing. Kami rasa Ini adalah momen paling tepat bagaimana memberdayakan pemuda pemudi Karo,” ujarnya.

Ia pun berharap semakin banyak pihak yang peduli dengan anak muda dengan mendukung kegiatan seperti Anak Perana Singuda–nguda.