Scroll untuk baca artikel
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
PlayPause
previous arrow
next arrow
Headline

Basmi Virus Hog Cholera Dengan Memusnahkan Babi, Pemerintah Buka Opsi Beli Babi Bervirus

×

Basmi Virus Hog Cholera Dengan Memusnahkan Babi, Pemerintah Buka Opsi Beli Babi Bervirus

Sebarkan artikel ini

Mediasumutku.comI MEDAN-Salah satu cara penanganan virus hog cholera atau kolera babi di Sumatera Utara adalah dengan cara melakukan pemusnahan pada semua babi yang ada di Sumatera Utara.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Ketut Diarmita mengatakan, salah satu opsi adalah pemerintah dapat membeli babi milik peternak yang terkena virus, lantas dimusnahkan.

“Ini penyakit yang eksotik. Ini adalah penyakit yang baru masuk ke Indonesia pada babi. Dan penyakit ini tidak ada obatnya. Belum ada vaksinnya di dunia.Jika ada babi sakit ya tinggal tunggu mati,”ungkap Diarmita dalam acara Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI Jumat (22/11/2019) di kantor Gubsu.

Baca Juga:   Waspada ! Diduga Diserang Virus Hog Cholera, Ratusan Babi Mati di Karo

Diarmita mengungkapkan daripada menunggu mati lebih baik dilakukan pengertian kepada peternak agar peternak atau petani tidak membuang bangkai babi secara sembarangan. “Pasalnya, makin dibuang sembarang, penanganannya akan semakin sulit sebab virus akan menyebar ke mana-mana,”tuturnya.

“Sebenarnya yang paling aman itu, ya diganti. Pemerintah yang menanggung. Karena rakyat kan tak boleh dirugikan. Kita yang musnahkan. Kita beli dari mereka, kita yang musnahkan,” kata Dianta.

Nilai pembelian oleh pemerintah terhadap babi yang terkena virus itu, kata Dianta, akan disesuaikan dengan harga pasar. Jika harga Rp 20 ribu per kg, senilai itulah yang dibayarkan kepada peternak.

“Itu lebih aman, dan tidak ada yang teriak,” kata Dianta. Selanjutnya, kata Dianta, pemulihan virus akan lebih cepat. “Butuh waktu untuk menernaknya kembali. Barangkali sekitar tiga tahun kemudian,”imbuhnya.

Baca Juga:   Cegah Penyebaran Virus Hog Cholera, Peternak Babi Harus Lakukan Ini

Virus hog cholera atau kolera babi sudah merebak ke 16 kabupaten yang ada di Sumatera Utara.Bertambah lima dari sebelumnya yang hanya di 11 kabupaten. Tercatat, hingga hari ini sudah 10.298 ekor ternak babi mati.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Mulkan Harahap mengatakan lima kabupaten yang terjadi kematian babi yakni Langkat, Tebing Tinggi, Siantar, Simalungun, Pakpak Bharat.(MS4)