Kesehatan

Bersalin Secara Caesar, Ibu di Asahan Ini Bersyukur Bisa Manfaatkan Program JKN

Asahan – Persalinan secara Caesar, merupakan salah satu manfaat tanggungan yang dijamin dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan telah berperan penting dalam menjamin kesehatan masyarakat Indonesia.

Ade Jupika Ningsih (26) seorang Ibu rumah tangga yang juga menjadi peserta JKN yang telah merasakan manfaat persalinan caesar.

Ditemui saat mengunjungi petugas Mobile Customer Service (MCS) untuk memindahkan fasilitas kesehatannya, pada Kamis (1/9/2022) Ade pun berbagi pengalamannya saat memanfaatkan kepesertaan Program JKN.

“Bulan April kemarin ini saya baru melahirkan anak kedua saya pakai JKN. Awalnya saya ingin melahirkan secara normal saja seperti anak pertama saya yang waktu itu pakai JKN juga. Tapi ternyata tidak bisa kata dokter,” tutur peserta JKN segmen PBI APBN tersebut.

Ade mengaku telah lama mengetahui letak bayi yang melintang setelah diperiksa di bidan terdekat. Keadaan tersebut membuat Ade harus segera dirujuk ke rumah sakit untuk dilakukan persalinan secara caesar. Meski sempat sedikit merasa khawatir akan biaya pelayanan kesehatan yang harus ditanggung, Ade akhirnya menyadari bahwa dirinya merupakan peserta Program JKN aktif.

“Memang dari awal saya periksa ke bidan jauh-jauh hari sudah terlihat bahwa posisi anak saya ini melintang di jalan keluar. Selanjutnya saya disuruh kontrol ke Puskesmas Rahuning beberapa kali. Ketika sudah ada tanda ingin melahirkan baru dari Puskesmas Rahuning itu dirujuk ke Rumah Sakit Wirahusada di Kota Kisaran untuk dilakukan operasi caesar,” ungkap warga Desa Batu Anam, Kecamatan Rahuning, Kabupaten Asahan tersebut.

Ibu rumah tangga tersebut lantas merasa puas akan pelayanan kesehatan yang diterimanya. Ia juga tidak merasakan diskiriminasi selama memanfaatkan kepesertaan Program JKN miliknya. Selain pelayanan tersebut, Ade juga mengapresiasi pelayanan tanpa iur biaya yang didapatnya. Ia merasa beruntung telah menjadi peserta Program JKN bersama keluarganya. Seluruh biaya pelayanan kesehatan yang ia dapatkan ditanggung oleh Program JKN.

“Alhamdulillah semua lancar. Masuk Puskesmas hingga masuk rumah sakit saya tidak dipersulit, cepat semua prosesnya. Hari itu masuk, hari itu juga saya dioperasi. Saya dirawat selama lima hari di ruangan kelas tiga sesuai dengan hak saya. Ruangannya juga bersih dan nyaman. Intinya, saya tidak ada keluhan apapun selama memanfaatkan Program JKN tersebut. Kami sekeluarga beruntung sekali sudah terdaftar sebagai peserta JKN. Karena selama menggunakan JKN ini, kami tidak pernah dipungut biaya apapun mulai dari pemeriksaan, operasi, rawat inap hingga obat-obatan. Operasi caesar memang sakit, tapi lebih sakit lagi kalau bayar sendiri,” kata Ade sambil tersenyum. (MS10)