Berita Sumut Sumut

Bilal Mayit dan Guru Mengaji di Teluk Mengkudu Gelar Doa Bersama dengan Bupati

SERGAI- Bersama ratusan bilal mayit dan guru mengaji, Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya, Kamis (28/7/2022), mendoakan untuk keselamatan dan ketabahan masyarakat Sei Bamban dalam menghadapi musibah angin puting beliung yang baru-baru ini terjadi.

Momen ini bertepatan dengan silaturahmi antara Bupati dengan para bilal mayit dan guru mengaji dari Kecamatan Tanjung Beringin dan Teluk Mengkudu, yang digelar Balai Karyawan PT Socfindo Desa Matapao, Kamis (28/7).

Doa yang diiringi lantunan Al-Fatihah ini dipimpin oleh Ketua MUI Sergai sekaligus Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sergai Drs. H. Hasful Husnain, SH.

Di kesempatan ini, Bupati Sergai menyampaikan jika melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sergai, Pemkab Sergai menyalurkan bantuan materi kepada warga yang terdampak bencana itu.

“Mari kita doakan agar saudara-saudara kita yang jadi korban diberikan ketabahan menghadapi bencana. Kami dari Pemkab Sergai memberikan bantuan materil berupa bahan bangunan seperti seng, kayu, dan lain sebagainya. Selain itu ada pula bantuan kebutuhan pokok seperti beras. Semoga ini bisa berguna untuk meringankan beban warga,” ucapnya.

Dari laporan terbaru yang ia peroleh, ada ratusan rumah warga yang mengalami kerusakan baik berat atau ringan. Rinciannya, Desa Sukadamai ada 84 kepala keluarga (KK) yang mengalami rusak berat dan 78 KK yang rusak ringan. Lalu di Bakaran Batu sekitar 30-an KK yang kediamannya rusak berat dan 70-an KK yang rusak ringan.

Zakat untuk Kebaikan Umat

Bupati Sergai kemudian melanjutkan, sejak awal, dirinya dan Wakil Bupati Sergai Adlin Tambunan, sudah berkomitmen menjadikan Sergai sebagai daerah yang selain mandiri dan sejahtera, juga harus religius seperti yang tercantum dalam visi Maju Terus.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Bupati Sergai mengungkapkan kalau pihaknya mencanangkan berbagai program yang bernafaskan nilai religiusitas. Program prioritas ini salah satunya adalah Gerakan Amal Saleh (GAS).

Dijelaskan oleh Darma Wijaya, program GAS ini melibatkan seluruh ASN yang beragama Islam lewat zakat wajib yang dipotong sebesar 2,5% dari tunjangan penghasilan pegawai (TPP) setiap bulannya.

“Zakat ini dikelola bekerja sama dengan BAZNAS Sergai. Berkat zakat ini, masyarakat yang bertugas sebagai bilal mayit dan guru mengaji bisa mendapat perhatian yang lebih layak lewat santunan yang diberikan,” ungkap Darma Wijaya.

Selain itu, Bupati juga mengatakan, secara bertahap para bilal mayit dan guru mengaji akan didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan sehingga lebih terjamin lewat program perlindungan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para bilal mayit dan guru mengaji yang selama ini bekerja dengan ikhlas. Mudah-mudahan apa yang diperoleh ini bisa menjadi motivasi berarti untuk terus bekerja dan memberikan yang terbaik demi kebaikan umat,” tandasnya.

(MS8)