Scroll untuk baca artikel
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
PlayPause
previous arrow
next arrow
Berita Sumut

BPJS Ketenagakerjaan Bidik Penyerapan Potensi Tenaga Kerja Disabilitas dan Lakukan Sinergitas dengan Dinas Terkait di Pemkab Labusel

×

BPJS Ketenagakerjaan Bidik Penyerapan Potensi Tenaga Kerja Disabilitas dan Lakukan Sinergitas dengan Dinas Terkait di Pemkab Labusel

Sebarkan artikel ini

Labuhanbatu Selatan – Dalam upaya meningkatkan inklusivitas dan memberikan peluang kerja bagi penyandang disabilitas, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kisaran menjalin kerjasama strategis dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Dinas Sosial Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel).

Adapun, kolaborasi ini fokus pada perlindungan pekerja dan penyerapan tenaga kerja disabilitas di sektor formal.
Langkah ini diawali dengan serangkaian koordinasi yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan bersama kedua dinas tersebut. Tujuannya adalah mengumpulkan data tenaga kerja disabilitas yang ada di wilayah Labuhanbatu Selatan, Kamis (13/6/2024).

Data ini nantinya akan digunakan untuk menyesuaikan kebutuhan dan menginformasikan lowongan pekerjaan di perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja disabilitas.

“Kolaborasi kami dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Dinas Sosial ini bertujuan untuk memastikan bahwa penyandang disabilitas memiliki akses yang sama terhadap peluang kerja di sektor formal. Kami berharap data yang dikumpulkan dapat menjadi referensi utama bagi perusahaan yang ingin merekrut tenaga kerja disabilitas,” ujar Azis Muslim, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kisaran.

Baca Juga:   Pedagang Pasar Buah Kisaran Protes Tolak Direlokasi

Azis menambahkan bahwa penyediaan data tenaga kerja disabilitas adalah langkah penting untuk meningkatkan kesadaran perusahaan akan potensi tenaga kerja disabilitas. Dengan data yang akurat, perusahaan dapat lebih mudah dalam mengidentifikasi kandidat yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Dibutuhkan keterlibatan, kolaborasi dan dukungan nyata oleh seluruh pembuat kebijakan, instansi dan organisasi terkait lainnya untuk menyiapkan penyandang disabilitas memasuki dunia kerja baik dari sisi kompetensi, pendidikan, mental dan informasi,” tambahnya.

Selain pengumpulan data, koordinasi ini juga mencakup diskusi mengenai pelatihan dan peningkatan keterampilan bagi tenaga kerja disabilitas. BPJS Ketenagakerjaan dan Dinas Sosial berencana untuk mengadakan program pelatihan yang dapat meningkatkan kompetensi penyandang disabilitas sehingga mereka lebih siap dan kompetitif di pasar kerja.

Baca Juga:   Menko Airlangga Kunjungi Vaksinasi di Sekolah Sutomo 1 Medan

“Pelatihan dan pengembangan keterampilan adalah bagian integral dari program kami. Dengan memberikan pelatihan yang tepat, penyandang disabilitas tidak hanya mendapatkan pekerjaan tetapi juga bisa berkembang dan berkontribusi secara signifikan di tempat kerja,” jelas Azis Muslim.

Sutrisno, Plt Dinas Sosial Kabupaten Labuhanbatu Selatan, juga memberikan pandangannya terkait kerjasama ini.
“Kami sangat mendukung inisiatif ini. Dengan adanya data tenaga kerja disabilitas yang lengkap, kami bisa lebih efektif dalam memfasilitasi mereka mendapatkan pekerjaan. Ini adalah langkah nyata dalam mewujudkan inklusivitas di dunia kerja,” katanya.

Menurut Sutrisno, kerjasama ini juga sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas.

“Kami berharap perusahaan-perusahaan di wilayah ini semakin terbuka dan memberikan kesempatan yang sama kepada penyandang disabilitas. Ini tidak hanya membantu mereka dalam mendapatkan pekerjaan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan mereka secara keseluruhan,” tambahnya.

Baca Juga:   Retribusi dan Pajak sebagai Sumber Pembangunan Kabupaten Sergai

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, termasuk masyarakat penyandang disabilitas yang berharap bisa mendapatkan kesempatan lebih besar untuk bekerja di sektor formal. Program ini diharapkan bisa menjadi model bagi daerah lain dalam mengimplementasikan kebijakan serupa untuk memberdayakan penyandang disabilitas.

Kerjasama antara BPJS Ketenagakerjaan, Dinas Ketenagakerjaan, dan Dinas Sosial Kabupaten Labuhanbatu Selatan menunjukkan komitmen nyata untuk mendukung inklusivitas di tempat kerja.

Dengan adanya data yang akurat dan program pelatihan yang efektif, diharapkan penyandang disabilitas dapat lebih mudah mendapatkan pekerjaan di sektor formal, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan mereka dan kontribusi mereka dalam perekonomian daerah. (MS10)