Scroll untuk baca artikel
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
PlayPause
previous arrow
next arrow
Sumut

Bupati Sergai: Pelaku UMKM Harus Siap Hadapi Era Globalisasi

×

Bupati Sergai: Pelaku UMKM Harus Siap Hadapi Era Globalisasi

Sebarkan artikel ini

mediasumut.com | SERGAI- Bupati Sergai, Ir H Soekirman mengatakan koperasi bisa menjadi besar dan mendunia jika semua insan koperasi mampu berinovasi dan mereformasi total, memperbaiki bersama kelemahan dan memanfaatkan potensi yang ada secara maksimal.

“Jika koperasi maju dan besar sudah tentu pelaku usaha mikro yang ada di dalamnya juga ikut maju. Untuk bisa sampai disana, maka koperasi dan pelaku usaha mikro (UMKM) harus siap menghadapi era globalisasi dimana digitalisasi mewarnai kehidupan industri yang tentunya membawa imbas pada perilaku keseharian seluruh lapisan masyarakat,” jelas saat menghadiri temu Aspirasi Gerakan Koperasi dan Pencanangan Program Pengembangan Usaha Mikro (Pro-PAPA) Produk Lokal, Sekaligus Memperingati Hari Koperasi Nasional yang ke-72, di Halaman Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah.

Dia mengatakan, peringatan hari Koperasi Nasional tahun 2019 yakni “Reformasi Total Koperasi di Era Industri 4.0 ”, yang mengangkat isu koperasi, harus memiliki bekal dan sumber daya yang handal yang didasari tekad kuat untuk siap berubah dalam menyikapi tantangan kekinian.

Baca Juga:   Sejumlah Jabatan Strategis Jajaran Polda Sumut Dirotasi

Di era saat ini, bukan lagi hanya perencanaan yang dibutuhkan, namun juga inovasi dan ide kreatif untuk dikembangkan menjadi usaha produktif. Negara-negara yang telah sukses dalam penerapan prinsip koperasi seperti Jepang, Korea Selatan, Selandia Baru, bisa menjadi role model bagi penerapan kegiatan koperasi di Indonesia, terkhusus di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat, apalagi banyak potensi yang masih mampu dikembangkan, misalnya bidang pariwisata,”kata Bupati Soekirman

Menurutnya, Penggunaan produk lokal juga bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan UMKM daerah. Misalnya dengan konsumsi beras organik hasil produksi petani lokal tentu akan berdampak langsung terhadap pelaku usaha mikro UMKM.

“Kita juga bersama dapat saling membantu untuk mempromosikan produk-produk unggulan lokal. Kita harus inisiatif membuat gerakan, karena kalau bukan kita siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?” katanya dengan mantap,” ujarnya.

Baca Juga:   Desa Buluh Duri Dikunjungi Kemenparekraf Lagi, Bupati Sergai: Kebahagiaan Dalam Bisnis Pariwisata

Dirinya mengapresiasi kepada Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sergai, yang telah melakukan inovasi dalam upaya pengembangan dan kemajuan seluruh UMKM melalui Strategi Pro-PAPA. Semua ini termakhtub dalam Peraturan Bupati Nomor 39 Tahun 2019 dan sekaligus di acara temu aspirasi ini juga dilakukan pencanangan strategi tersebut,”tandas Bupati Soekirman

Sementara itu, Dekopimda, H. Adam Nuh mengutarakan bahwa Koperasi yang telah berusia 72 tahun tentu mengalami berbagai macam perkembangan. Mengapa koperasi perlu dibangun? Karena dapat membangkitkan perekonomian rakyat. Oleh karenanya kita harus bisa memasyarakatkan koperasi tersebut,” katanya.

Menurutnya, Dalam temu aspirasi ini juga diadakan kegiatan promosi produk yang diikuti beberapa pelaku usaha mikro. Produk-produk yang dijajakan bisa dibeli langsung oleh para peserta yang menghadiri kegiatan,” tutupnya.

Baca Juga:   Wong Chun Sen Hadiri Vegetarian Food Culture Experience Peringati Hari Raya Ulambana

Dalam kegiatan ini turut hadir Wakil Bupati Sergai H. Darma Wijaya, Ketua TP-PKK Ny. Hj. Marliah Soekirman, Ketua GOPTKI Ny. Hj. Rosmaidah Darma Wijaya, para Asisten, Staf Ahli Bupati, para Kepala OPD, perwakilan Bank Sumut dan Bank Mandiri Sei Rampah, para pegiat koperasi, UMKM Sergai, kepala sekolah dan pemenang lomba cerdas tangkas terampil koperasi tingkat SMA sederajat 2019 serta para awak media.