Berita Sumut Politik Sumut

Darma Wijaya Jelaskan Programnya Pada Rapat Kerja Daerah dan Koordinasi Pemenangan Pemilu 2024

SERGAI– Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya menghadiri acara Rapat Kerja Daerah dan Koordinasi Pemenangan Pemilu yang berlangsung di Hotel Le Polonia. Acara tersebut berlangsung sejak 25-28 Agustus 2022.

Dalam pidato paparannya Darma Wijaya menjelaskan bahwa Kabupaten Serdang Bedagai memiliki peran dan posisi strategis di Sumatera Utara untuk pemilu 2024 mendatang. Hal itu karena kontribusi kepala daerah terhadap pilpres dan pileg melalui kebijakan kepala daerah yang berpihak kepada rakyat.

Beberapa program yang pro kepada rakyat dan kini sudah berjalan di bawah kepemimpinan Darma Wijaya ialah Gerakan Amal Soleh, Gerakan Aksi Kasih, Gerakan Belanja bersama kebutuhan dapur dan harian di pasar rakyat, sholat Jumat dan olaharaga bersama masyarakat yakni bermain bola. Semua program tersebut menjadi citra positif terhadap kader PDI-P yakni Darma Wijaya.

Dengan demikian bisa memberikan citra positif kepada masyarakat sesuai dengan janji kampanye ketika masih belum menjabat sebagai bupati. Jadi tidak hanya umbar janji tapi bukti.

“Kita selalu memberikan janji politik kepada masyarakat melalui kampanye. Jadi ketika terpilih dan dilantik maka kami akan menepati janji politik kami,” katanya, Jumat (26/8)

Namun untuk menjalankan semua visi dan misi yang diusung selama kampanye maka dibutuhkan SDM yang berkualitas dan profesional. Darma Wijaya juga berharap untuk capaian hasil pemilu di 2024 bisa lebih baik lagi.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri juga oleh Ketua DPD PDI-P Sumut, Rapidin Simbolon. Dalam pidatonya Rapidin mengatakan, PDI Perjuangan hadir untuk menjawab semua persoalan masyarakat.

“PDI Perjuangan hadir untuk menjawab persoalan rakyat. Dan PDI-P harus mampu menjawab semua permasalahan rakyat,” ujarnya.

Rapidin mengatakan, sesuai dengan instruksi Ketua PDI Perjuangan Pusat Megawati Soekarnoputri PDI-P ialah perpanjangan tangan rakyat kepada pemerintah. Jadi semua keputusan berdasarkan kepada kepentingan rakyat.

“Ibu Mega berpesan PDI-P harus menangis dan tertawa bersa rakyat. PDI-P harus menjawab persoalan rakyat dan membela kepentingan rakyat,” ujarnya.

Rapidin menjelaskan, peserta rakerda ketiga kali itu diikuti 317 peserta yang terdiri dari ketua, wakil ketua, sekretaris, anggita fraksi dan tim pemenangan pemilu. Dalam kegaiatan Rakerda ini juga membahas Konsolidasi internal PDI Perjuangan.

“Internal PDI-P sudah melakukan konsolidasi internal di 417 Kecamatan se-provinsi Sumut. Hasil dari konsolidasi ini terbentuk pengurus anak ranting di tiap masing-masing daerah,” katanya.

Selain itu, konsolidasi internal DPD partai juga telah membentuk lima bidang khusus yang langsung turun ke masyarakat. Lima bidang itu ialah taruna merah putih, banteng muda indonesia, relawan perjuangan Indonesia, baitul muslimin, relawan tani Indonesia.(MS8)