Berita Sumut Headline Sumut

Darma Wijaya: Pemuda Harus Punya Loyalitas dan Mental yang Kuat

SERGAI- Loyalitas dan ketahanan mental jadi dua hal yang harus dimiliki pemuda jika ingin terjun ke dunia politik.

Hal ini diungkapkan Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya saat menjadi narasumber Talkshow Muda Berpolitik Volume 7 di Andos Coffee and Resto, Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah, Minggu (30/10/2022).

Bersama politisi muda asal PDI Perjuangan yang juga anggota DPRD Sumatera Utara Meryl Rouli Saragih, dan Direktur Eksekutif NSC (Network of Social Control) Syaifuddin, SE., Wiwik mengajak para pemuda untuk melek politik dan mengambil peran untuk pembangunan bangsa dimulai dari hal terkecil.

“Kebanyakan anak muda sekarang maunya instan. Semuanya memang dibangun dari bawah, dari hal kecil dulu. Sama dengan politik. Hal-hal kecil yang kita gerakkan di desa misalnya, secara tidak langsung akan membangun jaringan kita untuk bergerak,” katanya.

Darma mengakui dirinya terjun ke dunia politik tanpa direncanakan. Semuanya berawal dari pergaulan.

“Dari mulai saya di Golkar sampai di PDI Perjuangan, tidak pernah terpikirkan dulunya. Begitupun jadi Bupati. Bahkan, orang-orang juga tidak menyangka seorang penggalas bisa jadi Bupati. Semuanya mengalir saja,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Wiwik itu menekankan kepada muda mudi yang hadir untuk percaya bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika semua hal dikerjakan dengan tulus dan loyal.

“Kadang, keseringan membantu orang membuat orang lain yang melihat percaya bahwa kita punya mental penolong. Kepercayaan dari orang lain jugalah yang mengantarkan saya menjadi Bupati,” sambungnya.

Ia juga menyakinkan para pemuda untuk terus bergerak melakukan kegiatan yang positif dan membangun gerakan bermanfaat.

“Pesan saya satu, kalau terjun ke politik jangan ragu dan malu bertanya pada senior. Ikuti mekanisme atau prosedurnya. Jangan malu mulai dari bawah kalau mau jadi pemimpin yang paham dengan orang yang akan dipimpinnya,” pungkasnya.

Menambahi Darma, Meryl juga menilai ada tiga poin yang harus dimiliki para pemuda untuk terjun ke politik. Pertama mental yang kuat, keberadaan jaringan, serta kompetensi untuk berkompetisi.

“Tiga poin ini jadi modal yang wajib kalian punya. Mental yang kuat kalau kalian tidak punya kompetensi diri gak akan menjual diri kalian. Begitu juga dengan jaringan. Bangunlah jaringan itu dari hal-hal terkecil, lama kelamaan akan menjadi besar,” tambahnya.

Syaifuddin, dalam ulasannya menyebutkan tahun 2024 peran pemuda menjadi strategis karena bonus demografi pemilih milenial diangka 62%, sebagai generasi emas menuju 2045 saatnya yang muda berperan sejak dini, siap jadi kader politik dengan memulai kerja-kerja sosial dan sebagainya. (MS8)