Ekonomi

Di Asahan, Pembagian Hewan Kurban Tak Pakai Kantong Plastik

Asahan – Pembagian sebagian daging kurban yang disembelih oleh Pemerintah Kabupaten Asahan menggunakan daun jati dan pisang. Cara ini dilakukan untuk mengurangi limbah dari sampah plastik.

Inovasi mengurangi penggunaan kantong plastik saat pembagian daging kurban itu diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Asahan. Permukaan daun jati yang lebar dapat membungkus sekitar 800 hingga 1.000 gram daging setiap helai daunnya.

“Pembagian daging kurban dari daun ini kebetulan dari Dinas Lingkungan Hidup membuat inovasi pengurangan plastik menjadi bungkusan daun jati dan daun pisang,” kata Bupati Asahan, H Surya, kepada wartawan, Minggu (10/7/22).

Penggunaan kantongan plastik sekali pakai saat ini memang menjadi persoalan pencemaran lingkungan limbah rumah tangga yang paling banyak didominasi oleh plastik.

“Kita berharap kurban di tahun depan, walaupun saat ini masih ada pakai plastik bisa diganti menjadi bahan alami seperti daun ini,” terangnya.

Sebelumnya, Pemkab Asahan pada Idul Adha 1443 Hijriah menyembelih sebanyak 126 ekor. Terdiri dari 101 ekor sapi dan 25 ekor kambing.

“Total hewan kurban yang akan disembelih Pemkab Asahan berjumlah 125 ekor dan jika dihitung itu nanti bisa mencapai 8.200 bungkus lebih daging yang bisa dibagikan ke masyarakat,” kata Kepala Bidang Media Dinas Kominfo Asahan, Arbin Tanjung kepada wartawan.

Adapun, pendistribusian daging kurban akan mayoritas disalurkan untuk masyarakat di dua kecamatan yakni Kisaran Barat dan Timur. Serta mereka yang berhak menjadi penerima.

“Seluruh hewan kurban yang masuk ini juga mendapatkan pengawasan dan pemeriksaan dari Satgas PMK untuk memastikan seluruh hewan kurban sebum disembelih sehat dan bebas PMK,” tambahnya. (MS10)