Headline Sumut

Sungai Silau Meluap, Enam Desa di Asahan Terendam Banjir

Mediasumutku.com | Asahan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Asahan melaporkan, sedikitnya ada enam desa di Kabupaten Asahan yang tergenang banjir akibat tingginya intensitas hujan beberapa hari terakhir dan meluapnya sungai silau hingga mengakibatnya ratusan rumah penduduk tergenang.

“Banjir ini akibat luapan air sungai silau ditambah intensitas hujan tinggu dari hulu, atau yang berasal dari kawasan pegunungan di Simalungun,” kata Plt Kepala BPBD Asahan, Khaidir Sinaga, kepada wartawan Jumat (1/5/2020).

Berdasarkan data dari laporan  pihaknya, adapun desa yang terendam banjir yaitu Desa Bangun Sari di Kecamatan Setia Janji, Desa Rahuning I, di Kecamatan Rahuning, Desa Prapat Janji dan Desa Buntu Pane, di Kecamatan Buntu Pane. Lalu di Kecamatan Tinggi Raja lokasi yang terdampak yaitu Desa Terusan Tengah dan Desa Piasa Hulu.

Untuk langkah antisipasi, kata Khaidir melanjutkan, BPBD Asahan telah melakukan himbauan kepada masyarakat yang tinggal di permukiman sekitar aliran sungai agar lebih waspada. Sebab berdasarkan prediksi BMKG bahwa dalam kurun waktu akhir April hingga awal Mei 2020 mendatang akan menjadi puncak musim hujan.

“Imbauan kepada masyarakat supaya tetap waspada. Bila ada situasi tidak memungkinkan, segera evakuasi diri dan lapor kepada petugas,” ujarnya.

Terpisah Kepala Desa Buntu Pane, Manten Aperi Simbolon menyebutkan sedikitnya 20 rumah warga di Dusun XI, Desa Buntu Pane, Kecamatan Buntu Pane terendam air setinggi 80 cm. Luapan air sungai turut merendam tanaman milik petani di desa tersebut.

Iapun menambahkan, pihaknya tetap memberikan himbauan kepada warga agar mengantisipasi naiknya air akibat luapan sungai silau karena potensi dan curah hujan tetap akan terjadi selama beberapa hari ke depan.