Headline Hukrim Nasional Sumut

Hendra Jaya Atmaja Dilantik Jadi Kajari Lamandau Gantikan Agus Widodo

PALANGKARAYA-Hendra Jaya Atmaja, SH,MH resmi menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Lamandau di Nanga Bulik setelah dilantik Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah (Kajati Kalteng) Pathor Rahman,SH, MH bersama dengan pejabat lainnya di Kantor Kejati Kalteng, Palangkaraya, Kamis (8/9/2022).

Hendra Jaya Atmaja sebelumnya bertugas sebagai Koordinator pada Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, sementara Agus Widodo yang sebelumnya menjabat Kajari Lamandau dipromosikan menjadi Kajari Banyuasin.

Selain Kajari Lamandau Hendra Jaya Atmaja, pejabat lainnya yang dilantik ada Wakajati Kalteng, Aswas Kejati Kalteng, Kajari Barito Selatan, Kajari Murung Raya, Kajari Barito Utara dan Koordinator pada Kejati Kalteng.

Pejabat lainnya yang dilantik adalah Wakajati Kalteng Budi Hartawan Panjaitan (sebelumnya Wakajati Maluku Utara) menggantikan Siswanto jadi Wakajati Jateng.

Kajari Barito Selatan Andi Ashari (Kabag TU Kejati Sulsel) menggantikan Romulus Haholongan jadi Aspidsus Kejati Kaltim

Kajari Barito Utara Fadillah (Koordinator pada Kejati Kalsel) menggantikan Iwan Catur Karyawan jadi Kajari Tuban

Kajari Murung Raya Kosasih (Koordinator pada Kejati Jambi) menggantikan Suyanto jadi Kajari Tegal.

Dalam arahannya, Kajati Kalteng Pathor Rahman menyampaikan bahwa mutasi dan rotasi adalah hal biasa dalam organisasi.

SIPELA

Selama bertugas di Kejati Sumut, Hendra Jaya Atmaja mendapat kesempatan untuk mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Administrasi Angkatan I Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI di Jakarta.

Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Administrasi Angkatan I Tahun 2022 ini berlangsung dari tanggal 1 Maret 2022 sampai dengan 6 Juni 2022 di Jakarta dan setiap peserta diberikan tugas akhir membuat sebuah terobosan dan dipresentasikan di depan para penguji. Dari puluhan peserta yang mengikuti pelatihan diberikan apresiasi dan sertifikat penghargaan.

Setelah diumumkan, terobosan aplikasi yang diusulkan Hendra Jaya Atmaja dengan aplikaai SIPELA mendapatkan penghargaan sebagai Juara I, sementara Juara II diraih Koordinator dari Kejati DIY dan Juara III diraih Fajar Syahputra Kajari Karo (sekarang jadi Kajari Cirebon).

Hendra Jaya Atmaja, menyampaikan bahwa Sistem Pelaporan Lapinsus dan Lapinhar secara online yang kemudian dinamakan SIPELA dengan judul dari perencanaan dan pembuatan aplikasi ini adalah “PENINGKATAN SISTEM PELAPORAN LAPINHAR DAN LAPINSUS PADA KEJAKSAAN TINGGI SUMATERA UTARA”.

Hendra Jaya Atmaja menyampaikan asal muasal dibuatnya aplikasi SIPELA Mobile ini, yang paling adalah manfaatnya, dimana laporan yang disampaikan bisa cepat dan akurat.

“Latar belakang munculnya ide dan gagasan untuk membuat aplikasi SIPELA ini adalah karena dibutuhkan kecepatan dan percepatan dalam memberikan pelaporan lapinsus dan lapinhar pada pimpinan, contoh kasusnya adalah di bidang Intelijen Kejati Sumut,” paparnya.

Aplikasi ini sangat mudah digunakan, tambahnya. Karena berbasis Android dan PC. Pengguna bisa dengan cepat mengirimkan Lapinsus dan Lapinhar yang dilengkapi lampiran foto atau video. Dengan kecepatan menyampaikan laporan, maka pimpinan akan dengan cepat juga mengambil keputusan yang tujuannya adalah untuk mengembalikan public trust terhadap Kejaksaan.

Setelah dilantik menjadi Kajari Lamandau, Hendra Jaya Atmaja akan melakukan berbagai terobosan termasuk dalam penegakan hukum dan penerapan keadilan restoratif (Restorative Justice).

(MS9)