Ekonomi

IHSG Parkir di Zona Merah

mediasumutku.com | JAKARTA – Akhir perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh pada perdagangan Kamis (28/11). Mengutip RTI, indeks terkoreksi 1,16% atau 69,979 poin ke level 5.953,060.

Tercatat 314 saham turun, 100 saham naik, dan 129 saham stagnan. Total volume 8,92 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 6,02 triliun.

Sembilan dari 10 indeks sektoral membebani langkah IHSG. Sektor infrastruktur paling dalam penurunannya 2,30%. Sementara hanya aneka industri yang menghijau 0,07%.

Saham-saham top losers LQ45 antara lain;

– PT Indika Energy Tbk (INDY) turun 6,88% ke Rp 1.150

– PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) turun 5,67% ke Rp 1.165

– PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) turun 4,83% ke Rp 1.280

Saham-saham top gainers LQ45 antara lain;

– PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik 1,95% ke Rp 41.800

– PT Japfa Tbk (JPFA) naik 1,55% ke Rp 1.635

– PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik 0,85% ke Rp 3.580

Langkah IHSG turut terbebani aksi jual investor asing. Hari ini net sell asing di pasar reguler Rp 237,813 miliar dan Rp 154,926 miliar keseluruhan market.

Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 81,9 miliar, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 65,1 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 57,6 miliar.

Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) Rp 60,5 miliar, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPS) Rp 24,4 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 21,4 miliar.