Scroll untuk baca artikel
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
PlayPause
previous arrow
next arrow
Ekonomi

Jelang Idul Adha 2024, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Jamin Stok LPG Aman di Sumatera Utara

×

Jelang Idul Adha 2024, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Jamin Stok LPG Aman di Sumatera Utara

Sebarkan artikel ini

MEDAN-Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1445 H, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menjamin stok LPG dalam keadaan aman dan tersedia di Sumatera Utara (Sumut).

“Kami menjamin distribusi dan stok LPG dalam kondisi aman di Sumut. Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat Idul Adha, Pertamina Patra Niaga juga telah menyiapkan penguatan stok LPG 3 kg sebanyak 251.440 tabung di Sumut,” ungkap Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria, Kamis (13/6/2024).

Dia menjelaskan, penguatan stok LPG ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan LPG 3 kg masyarakat pada masa Idul Adha yang juga bertepatan dengan akhir pekan (libur panjang). Penguatan stok LPG di Sumut akan dilaksanakan selama masa Hari Raya Idul Adha dan libur panjang yang terdapat pada Juni 2024.

Baca Juga:   Siang Ini, Rupiah Menguat Tipis 0,01%

Satria juga mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi Pertamina agar bisa mendapat harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah setempat. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk bijak dalam menggunakan LPG 3 kg dengan tidak menimbun dan menjual kembali LPG 3 kg yang juga merupakan barang bersubsidi.

“Kami mengimbau masyarakat bijak dalam menggunakan LPG 3 kg dengan tidak menimbun dan menjual kembali LPG 3 kg yang notabene barang bersubsidi,” ujar Satria.

Perlu diketahui, terdapat beberapa usaha yang dilarang untuk menggunakan LPG bersubsidi seperti yang tertuang dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Migas No. B-2461/MG.05/DJM/2022. Beberapa usaha yang dilarang menggunakan LPG 3 kg antara lain hotel, restoran, usaha penatu, peternakan, tani tembakau, batik, usaha jasa las dan lain-lain.

Baca Juga:   Edy Rahmayadi: Dengan Ekonomi Hijau, Kita Lestarikan Sumut Ini

Selain memastikan ketersediaan LPG 3 kg, kata Satria, pihaknya juga menjamin ketersediaan LPG non subsidi yaitu Bright Gas tersedia di lapangan baik di pangkalan maupun outlet yang tentunya mudah di akses masyarakat. (MS7)