Artikel Headline Medan Sumut

Kalau Mau Aman, Jangan Abaikan Protokol Kesehatan

Mediasumutku.com | Medan : Menjelang penerapan tatanan kehidupan baru menuju hidup normal seperti sediakala, ada satu keprihatinan yang tak bisa kita pungkiri. Yaitu, semakin meningkatkan jumlah masyarakat yang terpapar virus Covid-19 di berbagai daerah dan wilayah, khususnya di Kota Medan.

Masyarakat kita merasa ‘sepele’ dan acuh dengan aturan protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah. Seperti disampaikan penyuluh dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Sri Indrawati virus ini tidak kelihatan. Jadi bisa menular kepada siapa saja terutama yang memiliki sejarah penyakit penyerta.

Virus ini tidak bertanya dulu kepada siapa dia mau hinggap atau bersemayam. Virus ini juga tidak pernah mengenal status, jabatan atau keberadaan seseorang.

Terkadang, ada saja kita temukan warga masyarakat yang merasa paling kuat dan hebat saat diingatkan untuk mematuhi aturan protokol kesehatan seperti menggunakan masker atau mencuci tangan.

Banyak kalangan yang mengingatkan agar setiap saat kita menggunakan masker. Paling tidak dengan menggunakan masker dapat mengurangi risiko tertular virus corona. Terutama saat berada di tempat-tempat umum yang ramai dikunjungi masyarakat. Hal kecil yang tidak bisa kita hindari adalah saat orang disamping atau sekeliling kita bersin atau batuk dan tidak menutup mulit/hidungnya, maka droplet atau percikan air yang keluar dari orang tersebut bisa kena ke wajah kita.

Dengan menggunakan masker atau bila perlu menggunakan masker penutup wajah, kita bisa terhindar dari semburan droplet orang tersebut. Mematuhi aturan protokol kesehatan mungkin terasa sulit bagi sebagian orang, kenapa?

Dari temuan di lapangan, ada saja warga masyarakat kita yang menentang dan merasa ‘diatur’ hidupnya ketika diingatkan untuk menggunakan masker, padahal hanya diingatkan untuk kesehatan diri kita sendiri. Permasalahannya saat ini adalah apakah kita benar-benar mau mematuhi aturan pemerintah agar virus ini kesulitan dalam mendapatkan wadah untuk berkembang biak.

Selain memakai masker, aturan yang ada dalam protokol kesehatan adalah selalu mencuci tangan pakai sabun di air yang mengalir. Tata cara mencuci tangan pun perlu diperhatikan. Bukan sembarang cuci tangan saja, ada aturan yang ditempelkan sebagai sosialisasi kepada masyarakat.

Hal penting lainnya adalah menjaga jarak aman (physical distancing). Sebisa mungkin, kurangi aktivitas di luar rumah agar tidak terlalu banyak bertemu dengan orang lain yang saat ini ada temuan setelah test swab ternyata positif Covid-19. Orang tanpa gejala (OTG) ini sebenarnya sangat banyak ditemui di Kota Medan.

Jangan karena ada informasi bahwa Sumatera Utara akan menerapkan new normal kita lantas melepas masker, melupakan protokol kesehatan. Sekali lagi, perlu diingatkan agar kita disiplin dalam menjalani kehidupan ini. Pandemi Covid-19 telah menggiring kita untuk selalu bercermin dan melihat diri sendiri apakah sudah benar-benar dalam menjalani tata cara kehidupan yang sesungguhnya.

Lewat tulisan ini, penulis hanya ingin menyampaikan pesan singkat agar kita semua mematuhi aturan protokol kesehatan. Bukan untuk ‘mengatur’ kehidupan masyarakat, protokol kesehatan adalah himbauan kepada kita. Kalau tak mau patuh dengan aturan, ya siap-siaplah menerima risiko jika pada waktunya kita tertular.

Ketika kita sudah merasakan dampak dan manfaat dari mematuhi protokol kesehatan ini, tak ada salahnya pula kita berbagi dengan sesama dan saling mengingatkan agar kita semua segera terbebas dari permasalahan virus Covid-19 ini.

Penulis : James P Pardede