Berita Sumut Headline Sumut

Ketua Baznas Sergai: Naik Signifikan Berkat Kebijakan Bupati

SEI RAMPAH – Sepanjang periode 2017-2022, Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Serdang Bedagai mencatat, pengumpulan dana Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) serta Dana Sosial dan Kesejahteraan Lainnya (DSKL) mencapai Rp11,2 miliar.

Ketua Baznas Sergai Haspul Husnain mengungkapkan bahwa peningkatan pengumpulan terbesar berada di periode 2021 sebesar Rp4,2 miliar dan 2022 sebesar Rp5,4 miliar. Hal ini tak terlepas dari kebijakan Bupati Sergai Darma Wijaya.

“Dari 2017 sampai 2020, paling besar itu terkumpul Rp1 miliar yaitu di tahun 2017. Dengan adanya intruksi Pak Bupati Darma Wijaya tentang zakat ASN, barulah pengumpulan meningkat signifikan,” katanya di acara pelantikan pimpinan Baznas Sergai periode 2022-2027 dimana dirinya kembali menduduki jabatan tersebut.

Adapun, selama periode tersebut Baznas telah menyalurkan dana zakat senilai Rp9,7 miliar melalui 5 program yakni kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan dakwah advokasi.

“Penyaluran kepada bilal mayit dan guru mengaji juga termasuk di dalamnya. Dimana ini juga menjadi program kepemimpinan Pak Bupati dan Pak Wakil Adlin Tambunan untuk kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Pada tahun ini, Baznas menargetkan pengumpulan dana bisa meningkat sehingga penyalurannya juga semakin bertambah. “Semakin banyak dana yang dikumpulkan, insyaAllah semakin banyak pula masyarakata yang tergolomg sebagai penerima mendapatkan bantuan. Bahkan bisa membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan di Sergai. Kami harap ke depan bisa terus bersinergi dengan pemerintah dan, masyarakat, dan perusahaan,” pungkasnya.

Bupati Darma Wijaya menilai, zakat memang berpotensi untuk membantu pemerintah dalam mengurangi angka kemiskinan. Dengan bantuan yang diberikan, masyarakat yang kurang mampu bisa tercover begitu juga dengan sektor pendidikan serta rumah tidak layak huni.

“Kebijakan yang kami keluarkan tentu akan berpulang kepada masyarakat. Ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat. Dengan zakat ASN muslim yang diaalurkan ke Baznas, guru mengaji dan bilal mayit dapat merasakan insentif untuk membantu memenuhi kebutuhan hidupnya,” ucapnya.

Bukan hanya itu, Baznas juga telah mampu membantu pembangunan 38 rumah tidak layak huni di periode 2021-2022. “Mudah-mudahan target tahun ini 50 rumah bisa terwujud dan terus meningkat untuk tahun yang akan datang,” tambahnya.

Tak lupa dalam kesempatan itu ia mengucapkan selamat kepada Haspul Husnain dan jajaran yang resmi dilantik untuk masa periode 2022-2027.

“Kami ucapkan selamat kepada Pak Haspul dan jajaran. Kehadian Baznas mampu membantu pemerintah dalam mengurangi angka kemiskinan dan kami harapkan angka ini terus turun,” katanya sembari mengungkapkan bahwa tahun 2022, angka kemiskinan Sergai yakni 7,82 persen atau berada di posisi 4 terendah dari 33 Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara.

Senada dengan Darma, Ketua Baznas Provinsi Sumatera Utara mengakui bahwa kebijakan pemerintah terkait zakat memang mampu meningkatkan pengumpulan dana ZIS untuk kemaslahatan umat. Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan agar Baznas Sergai tetap memperhatikan tiga aspek ‘Aman’.

“Pertama aman syar’i yakni kesesuaian hukum baik itu sumber dana dan penerimanya nanti. Kedua yakni Aspek Aman Regulasi artinya tidak menyalahi aturan yang berlaku. Terakhir Aman NKRI. Artinya, keberadaan Baznas dan orang-orang di dalamnya tidak mememecah persatuan dan kesatuan negara,” tandasnya.

Adapun jajaran yang dilantik dalam kesempatan ini yakni Haspul Husnain sebagai Ketua didampingi empat orang Wakil Ketua yakni secara berturut Syahrul Nasution, Jarkasih, Rusli, dan M Azhari.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Serdang Bedagai disaksikan oleh jajaran Forkopimda dan OPD Pemkab Sergai.

Acara juga dirangkai dengan pemberian santunan kepada masyarakat yang membutuhkan. (MS8)

Tinggalkan Balasan