Scroll untuk baca artikel
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
PlayPause
previous arrow
next arrow
Pendidikan

Masuk 10 Besar Pendaftar Terbanyak UTBK SNBT 2024, USU Terima 3.029 Calon Mahasiswa Baru

×

Masuk 10 Besar Pendaftar Terbanyak UTBK SNBT 2024, USU Terima 3.029 Calon Mahasiswa Baru

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi/ist

MEDAN-Universitas Sumatera Utara (USU) kembali masuk dalam 10 besar perguruan tinggi negeri dengan jumlah pendaftar UTBK terbanyak, pada penyelenggaraan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2024. USU menduduki peringkat 8 di bawah UI, USM, UGM, Undip, UB, Unpad dan Unair.

Pada tahun ini, USU menerima 3.029 calon mahasiswa jalur SNBT dan 762 penerima KIPK dari 61.366 orang pendaftar. Adapun daya tampung yang disediakan USU pada tahun akademik 2024/2025 untuk para calon mahasiswa USU jalur SNBT sebanyak 3.114 kursi.

“Kami mengucapkan selamat kepada adik-adik yang berhasil lulus di UTBK SNBT 2024. Kelulusan ini merupakan pintu gerbang kalian berproses mencapai cita-cita yang diinginkan. Semoga tetap semangat dan berhasil menaklukkan setiap tantangan yang dihadapi nantinya di dalam pendidikan,” ungkap Kepala Kantor Humas, Protokoler dan Promosi USU, Amalia Meutia, M.Psi, Psikolog, kepada media seusai pengumuman kelulusan, Kamis (13/6/2024).

Baca Juga:   Internasionalisasi, USU Ikuti Pertemuan Erasmus+ Master di Italia

Amalia menjelaskan, nilai UTBK tertinggi di USU diraih oleh Prodi Pendidikan Dokter, Pendidikan Dokter Gigi dan Teknik Industri dari jurusan sains. Sementara untuk jurusan soshum nilai tertinggi diraih oleh peserta UTBK dari Prodi Akuntansi, Ilmu Komunikasi dan Ilmu Hukum.

Selain itu, imbuhnya, USU juga masuk dalam kategori penilaian prodi terketat melalui Prodi Analis Farmasi dan Makanan (D3) yang berada pada peringkat 7 dengan persentase keketatan sebesar 0,69 %, serta peringkat 20 yang diduduki oleh Prodi Administrasi Perpajakan (D3). USU menempati peringkat 14 untuk kategori 20 PTN Akademik dengan rerata nilai UTBK tertinggi. Sementara itu, Provinsi Sumatera Utara menempati peringkat 2 provinsi dengan peserta KIP kuliah lulus terbanyak.

Kahumas USU menyampaikan, untuk seluruh peserta yang tidak lulus dalam UTBK SNBT 2024 tidak perlu berkecil hati dan patah semangat, karena masih ada peluang untuk masuk ke USU melalui dua jalur lain yang tersedia. Yakni Program Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Konsorsium Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat Indonesia atau yang lebih dikenal dengan jalur SMM PTN Barat dan Jalur Seleksi Mahasiswa Mandiri (SMM) USU 2024. Kedua program tersebut membuka peluang bagi para lulusan SMA/MTS untuk mengisi kuota yang disediakan oleh USU.

Baca Juga:   2.437 Lulusan Diwisuda, Mahasiswa USU Diharapkan Berkompetensi Megashift

Program Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Konsorsium Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat Indonesia telah dibuka pendaftarannya pada 4 Mei hingga 20 Juni 2024. Info terkait tata cara pendaftaran dan pelaksanaan seleksi dapat diakses melalui laman https://pendaftaran.smmptnbarat.id. Sementara untuk Jalur Seleksi Mahasiswa Mandiri USU pendaftarannya akan dimulai pada tanggal 24 Juni hingga 14 Juli 2024 dan informasinya dapat diakses pada laman https://seleksi.usu.ac.id.

“Bagi calon mahasiswa baru Universitas Sumatera Utara yang telah lulus dan diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Tahun 2024, wajib melakukan registrasi dan mengisi data kelengkapan Uang Kuliah Tunggal (UKT) online. Pengisian data pokok dan unggah berkas dilakukan secara online melalui website https://registrasi.usu.ac.id mulai tanggal 15 s.d 22 Juni 2024. Diharapkan kepada seluruh calon mahasiswa untuk dapat memerhatikan dengan cermat setiap detil tanggal dan tahapan-tahapan yang harus dilalui. Jika sampai terlewat, dikhawatirkan kelulusannya dapat dibatalkan dan semua upaya serta kerja keras yang telah dilakukan selama ini akan sia-sia,” pungkas Amalia. (MS7)

Baca Juga:   Perluas Jejaring Internasional, USU Pameran Pendidikan dan Diaspora Gathering di Belanda